
Pasar aset kripto turun 1,66% menjadi US$2,43 triliun karena likuidasi long sebesar US$889 juta terjadi secara beruntun di tengah arus keluar besar-besaran dari ETF Bitcoin.
Bitcoin (BTC) turun ke US$73.089, melemah 6,91% dari level tertinggi hari Selasa. Ondo (ONDO) memimpin penurunan teratas di 100 besar dengan lebih dari 11% penurunan harian, melanjutkan koreksi total 25% dari puncak 22 Mei di US$0,47.
Total market cap aset kripto turun 1,66% menjadi US$2,43 triliun, kehilangan US$40,91 miliar dalam 24 jam karena likuidasi long secara beruntun mendorong harga spot makin rendah. Data Coinglass menunjukkan total likuidasi sebanyak US$950,43 juta di periode yang sama, dengan US$889,19 juta dari posisi long.
Ketidakseimbangan long dan short, di mana 94% posisi terpaksa ditutup adalah long, menandakan posisi bullish yang overleveraged terpaksa runtuh akibat sentimen yang melemah.
Mau insight token lain seperti ini? Daftar ke Newsletter Kripto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.
Tekanan jual menyeret TOTAL ke level Fibonacci 0,618 di US$2,42 triliun, yaitu level yang mengukur koreksi proporsional dari reli sejak akhir Maret hingga puncak Mei di US$2,72 triliun.
Untuk kembali ke struktur bullish, TOTAL perlu tutup harian kembali di atas US$2,47 triliun, yaitu 0,5 Fibonacci. Jika level US$2,42 triliun bertahan, maka pasar akan stabil. Penutupan harian di bawah level ini akan membuka jalan ke US$2,33 triliun dan 1,0 Fibonacci di US$2,22 triliun.
Bitcoin (BTC) turun 1,65% dalam 24 jam terakhir ke US$73.089, tapi angka yang lebih penting adalah penurunan 6,91% dari level tertinggi lokal hari Selasa. Dinamika ETF dan likuidasi yang sama yang menyeret pasar secara keseluruhan juga mendorong penurunan BTC.
BlackRock IBIT mencatat arus keluar sebesar US$527,8 juta pada 27 Mei, sementara total arus keluar ETF Bitcoin spot mencapai US$733,4 juta. Penjualan institusi itu langsung mendorong likuidasi long, di mana BTC sendiri menyumbang US$326,56 juta posisi terpaksa keluar dalam 24 jam.
Saat ini, BTC berada di antara 0,5 Fibonacci di US$73.871 (yang kini hilang) dan 0,618 di US$71.765. Ada satu hal optimistis yang menonjol.
Volume penjualan pada candle merah terbaru turun secara signifikan dibanding awal koreksi, sehingga ini mengisyaratkan momentum penurunan mungkin mulai melambat di sekitar US$71.765.
Penutupan harian di atas US$75.978, yakni 0,382 Fibonacci, akan kembali membuka peluang ke US$78.584. Namun, jika tutup di bawah US$71.765, zona US$68.766 bisa terbuka.
Ondo (ONDO) merosot lebih dari 11% selama 24 jam terakhir ke US$0,35, memperpanjang penurunan 25% dari level tertinggi 22 Mei di US$0,47. Tekanan jual dari pasar secara keseluruhan mempengaruhi, namun penurunan ONDO makin dalam setelah gagal retest puncak 9 Mei di atas US$0,48, sehingga membentuk lower high dan mengonfirmasi break tren.
Meski harga terkoreksi, ONDO masih mencetak kenaikan 35% dalam 30 hari, menandakan pergerakan terbaru masih cukup tajam dari basis yang tetap tinggi.
Penurunan ini membawa ONDO turun di bawah exponential moving average (EMA) 20 hari di US$0,38, yaitu garis harga rata-rata yang memberi bobot lebih besar pada hari-hari terakhir, sekaligus menjadi indikator tren jangka pendek. Token ini juga melewati EMA 200 hari di US$0,39, yang menandakan pelemahan jangka panjang. Saat ini, ONDO bergerak tepat di atas level support US$0,35.
EMA 50 hari di US$0,34 dan EMA 100 hari di US$0,33 menjadi zona support penting berikutnya. Sinyal bullish baru muncul jika harga berhasil ditutup harian di atas US$0,47. Jika harga menembus US$0,35 dan akhirnya US$0,34, maka itu memisahkan potensi pemulihan jangka pendek dari penurunan lebih dalam ke zona US$0,32.

