Belakangan ini, tren investasi di dunia kripto kedatangan mainan baru yang sedang hype semenjak IPO SpaceX, yaitu Tokenized Stocks.
Melalui teknologi Real-World Asset (RWA) tokenization, nilai dari perusahaan swasta raksasa dunia kini bisa dikemas menjadi token digital yang dapat diperdagangkan dengan lebih mudah melalui teknologi blockchain yang transparan.
Tapi kalau kita membeli tokenized stocks, apakah kita juga bisa mendapatkan dividen layaknya pemegang saham biasa gak sih? Yuk, simak penjelasannya yuk!
Tidak semua tokenized stocks memberikan Dividen dari saham yang kamu simpen dalam bentuk tokenisasi lho! Sebab pembagian Dividen dari tokenized stocks ini tergantung pada struktur produk dan platform yang gunakan.
Tidak semua tokenized stocks memiliki sistem yang sama. Secara umum, mekanisme pembagian dividennya ada dua, yakni:
Tokenized stocks yang membagikan Dividen kepada para holdernya biasanya berupa tokenized stocks yang benar-benar didukung oleh saham asli dengan rasio 1:1 atau sering disebut dengan asset-backed. Jika kamu memiliki token model ini, biasanya hak atas dividen biasanya tetap ada.
Adapun dari cara membagikan dividennya platform yang membagikan dividen tersebut langsung ke dompet digital kamu dalam bentuk stablecoin (seperti USDC atau USDT). Namun, ada juga yang menggunakan sistem reinvestasi otomatis.
Artinya, dividen tidak cair dalam bentuk stablecoin, melainkan otomatis dibelikan kembali ke dalam token. Hasilnya, saldo atau nilai token akan terus bertambah seiring waktu.
Sistem dividen dari tokenisasi saham di Ondo. Sumber: Ondo Finance
Salah satu contohnya adalah tokenized stocks dari Ondo, yang dividennya secara otomatis diinvestasikan kembali ke saham yang kamu miliki.
Baca juga: Mengenal Tokenized Stocks: Ketika Saham Tradisional Masuk ke Dunia Blockchain
Di sisi lain, ada juga tokenized stocks yang bentuknya adalah aset sintetik atau derivatif. Token jenis ini hanya dibuat untuk melacak pergerakan harga saham aslinya (menggunakan data oracle), tanpa benar-benar memiliki saham tersebut melalui backed asset.
Dalam model seperti ini, investor hanya memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga saham dan tidak berhak atas dividen maupun hak-hak korporasi lainnya.
Baca juga: Ramai Pre-IPO Token Trading, Apa Maksudnya?
Tokenized stocks memang sedang hype karena menawarkan cara baru untuk memiliki eksposur saham tradisional dengan keunggulan teknologi blockchain. Soal Dividen, jawabannya bisa, tapi tidak di semua tokenized stocks memberikan dividen, tergantung pada struktur token serta kebijakan platform penerbit.
Oleh sebab itu, penting untuk membaca terlebih dahulu keterangan mengenai tokenized stocks yang kamu beli, pastikan kamu membeli tokenized stocks dengan backing aset nyata 1:1 untuk kemungkinan mendapatkan dividen lebih besar.
Jika kamu tertarik buat membeli tokenized stocks resmi di Indonesia, pastikan pantau terus kanal Tokocrypto karena tokenized real-world asset bakal hadir sebentar lagi!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Sumber:
Ondo Finance: Corporate Actions
CoinDesk: Coinbase to Join Tokenized Stock Race with Onchain Shares & Dividend Payments
Binance Square: Stock tokens don’t pay dividends? Wrong!
The post Tokenized Stocks Makin Hype, Apakah Bisa Dapat Dividen? appeared first on Tokocrypto News.


