Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa ia membatalkan serangan yang telah direncanakan terhadap Iran pada Kamis malam, setelah adanya kesepakatan yang disetujui oleh pimpinan tertinggi Iran dan didukung oleh 11 negara kawasan serta sekutu.
Harga minyak mentah AS langsung turun dari di atas US$92 menjadi sekitar US$88 hanya dalam waktu 90 menit setelah pengumuman tersebut. Sementara itu, Bitcoin pulih hampir US$900 dari titik terendah malamnya dan kini diperdagangkan di atas US$63.300.
Pengumuman ini muncul beberapa jam setelah Trump mengancam akan menghantam Iran “SANGAT KERAS MALAM INI” dan mengambil alih Pulau Kharg, yang merupakan terminal untuk sekitar 90% ekspor minyak mentah Iran.
Postingan tersebut semakin menambah tekanan terhadap serangan ke Iran yang dimulai setelah helikopter AS dijatuhkan.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan update berita terbaru secara langsung
Isi kesepakatan masih berkembang. CBS News melaporkan Trump secara pribadi mengedit rancangan perjanjian tersebut, termasuk aturan tentang uranium yang diperkaya dan Selat Hormuz.
Tapi, blokade tetap diberlakukan hingga acara penandatanganan, dengan waktu dan lokasi yang belum diumumkan.
Harga spot minyak mentah AS anjlok dari US$92,40 pada malam hari menjadi US$88,03 pada pukul 23:00 UTC+5:30, atau turun hampir 5%. Sebaliknya, BTC sempat menyentuh titik terendah di sekitar US$62.460 dan kemudian naik ke atas US$63.000, berdasarkan data pasar BeInCrypto.
Rebound ini membuat Bitcoin masih kurang sekitar 1% lagi untuk mencapai US$64.000, yang kini bisa saja tergantung pada jadwal penandatanganan kesepakatan tersebut.
Pola ini sejalan dengan gejolak pasar selama perang kali ini.
Optimisme pada kesepakatan sempat membuat Bitcoin dan minyak bergerak ke arah berlawanan, sedangkan serangan yang kembali dilakukan pernah mendorong likuidasi aset kripto hingga mendekati US$1 miliar hanya dalam satu hari. Dalam satu jam terakhir, posisi sebesar US$83 juta telah terlikuidasi, menurut data Coinglass.
Laporan rancangan kesepakatan sebelumnya bahkan langsung menambah US$350 miliar ke pasar saham hanya dalam hitungan menit.
Jika kesepakatan resmi disahkan, ini juga akan menguji seberapa cepat arus tanker di Selat Hormuz—yang saat ini baru sekitar 15% dari tingkat sebelum perang menurut JPMorgan—bisa kembali normal.
Trader sudah sering kali menyaksikan klaim kesepakatan berujung kegagalan dan malah diikuti serangan baru sepanjang musim semi ini.
Sisa premi harga minyak bisa jadi sekarang hanya bergantung pada kapan tanggal penandatanganan dan apakah blokade laut akan diakhiri bersamaan.
