Senator Elizabeth Warren mendesak Securities and Exchange Commission (SEC) untuk menunda penawaran umum perdana (IPO) SpaceX, sehari sebelum order book ditutup pada listing terbesar dalam sejarah.
Suratnya pada 9 Juni kepada Ketua SEC Paul Atkins dikirim ketika harga IPO telah ditetapkan untuk Kamis, dan debut di Nasdaq dijadwalkan pada Jumat dengan kode saham SPCX.
SpaceX menetapkan harga tetap US$135 per saham untuk 555,6 juta lembar saham dalam dokumen yang diajukan ke SEC. Penjualan ini akan meraup dana US$75 miliar dan menilai perusahaan mendekati US$1,77 triliun, melampaui Tesla.
Pencapaian dana ini lebih dari tiga kali lipat rekor Alibaba tahun 2014 untuk listing di AS. Sementara itu, permintaan mencapai sekitar US$150 miliar, dua kali lipat target, bahkan sebelum SpaceX menutup order book-nya pada Rabu.
SEC sudah menyetujui pernyataan pendaftaran tersebut, sehingga permintaan Warren secara prosedural memiliki ruang gerak yang sangat sedikit. Namun, ia menyoroti besarnya nilai transaksi ini sebagai alasan cukup untuk dilakukan pengawasan lebih ketat.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Surat tersebut menuntut pengungkapan lebih rinci mengenai valuasi dan tata kelola perusahaan yang sangat terpusat.
Elon Musk memegang sekitar 85% hak suara pemegang saham, dan ia mengunci kepemilikan sahamnya selama penawaran ini.
Warren juga ingin SpaceX menghapus aturan arbitrase wajib yang membuat pemegang saham tidak bisa membawa sengketa ke pengadilan.
Ia juga berpendapat bahwa mekanisme indeks saham bisa membuat dana investasi pasif otomatis membeli saham tersebut.
Risiko tersebut saat ini masih terbatas. Aturan profitabilitas S&P 500 membuat SpaceX tetap di luar indeks setelah mencatat rugi kuartal I sebesar US$4,28 miliar.
Surat ini juga kembali menyoroti kekhawatiran Warren terhadap basis investor SpaceX. Sebelumnya ia memperingatkan Pentagon tentang investasi asal Cina yang tidak diungkapkan di perusahaan ini.
Pekan ini, Bloomberg melaporkan bahwa dana kekayaan dari negara-negara Teluk menempatkan miliaran dolar untuk ikut dalam penawaran saham SpaceX.
Meski demikian, seorang senator tidak bisa membatalkan IPO yang sudah disetujui, dan Warren juga kemungkinan menyadari hal tersebut.
Liputan dari Barron’s soal surat tersebut mencatat bahwa penawaran saham tetap sesuai jadwal. Langkah Warren lebih sebagai pernyataan sikap menjelang debut saham yang permintaannya melebihi target dan ia pun memperkirakan IPO ini tetap berjalan.
Sekarang perhatian tertuju ke aksi Jumat nanti, di mana trader lantai bursa senior Peter Tuchman memperkirakan harga pembukaan US$1.000 untuk saham SpaceX.
Apakah pasar akan mengakui valuasi US$1,77 triliun, atau justru kehati-hatian Warren yang terbukti benar, akan langsung terlihat pada momen tersebut.