Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA) telah meminta perusahaan aset kripto tanpa izin untuk menghentikan operasinya di Uni Eropa, hanya beberapa hari sebelum batas waktu Markets in Crypto-Assets (MiCA) mengakhiri masa transisi di kawasan tersebut.
Regulator tersebut meminta perusahaan yang belum memiliki izin agar keluar secara teratur paling lambat 1 Juli. ESMA juga memperingatkan para klien bahwa penyedia layanan yang tidak berlisensi berada di luar perlindungan investor MiCA.
ESMA mengeluarkan pernyataan tersebut pada 23 Juni, melanjutkan peringatan yang pernah dibuat pada April. Dalam pernyataan ini dijelaskan bagaimana penyedia layanan aset kripto (CASP) tanpa izin harus beroperasi setelah masa transisi berakhir.
MiCA mulai berlaku pada Juni 2023, dengan skema lisensi penuh yang berjalan sejak Desember 2024. Ada klausul pengecualian yang membolehkan perusahaan tetap beroperasi di bawah aturan nasional, tapi hanya sampai 1 Juli.
Perusahaan yang terdampak wajib segera menghentikan pendaftaran klien baru dari UE dan stop semua promosi. Mereka hanya boleh membantu pengguna lama untuk menjual, mentransfer, atau menutup posisi mereka.
Jasa penitipan aset hanya boleh tetap berjalan selama diperlukan untuk menyelesaikan proses keluar yang teratur. Perusahaan juga wajib memberi tahu klien kapan posisi mereka yang tersisa akan ditutup secara otomatis.
Waktu tersebut tinggal sebentar lagi. Per 19 Juni, daftar di ESMA menampilkan sekitar 168 penyedia berizin di kawasan UE. Hanya 11 yang sudah diizinkan mengoperasikan platform trading.
Jerman menjadi tuan rumah terbanyak, dengan 55 penyedia. Banyak perusahaan yang sebelumnya beroperasi dengan aturan nasional kini tidak memperoleh lisensi MiCA dan harus keluar secara paksa.
ESMA menuturkan bahwa otoritas nasional akan berkoordinasi melawan perusahaan lintas negara yang mengabaikan imbauan ini. ESMA juga akan bekerja sama dengan European Banking Authority serta lembaga anti-pencucian uang baru milik Uni Eropa.
Langkah ini menargetkan praktik regulatory arbitrage, di mana perusahaan memanfaatkan celah antara regulasi nasional untuk menjangkau pengguna UE. Beberapa pihak mencoba masuk ke Eropa lewat aturan nasional yang lebih longgar.
Binance, exchange terbesar, kabarnya akan ditolak lisensinya di Yunani. Setelah batas waktu berakhir, hal ini bisa memutus akses Binance ke UE.
OKX mengambil pendekatan berbeda. Sebagai exchange global pertama yang mendapatkan lisensi di bawah MiCA, OKX memperoleh persetujuan dari regulator Malta pada Januari 2025. Kini OKX dapat beroperasi di seluruh kawasan UE.
Pendiri Star Xu menyampaikan bahwa penegakan aturan yang konsisten akan menentukan keberhasilan regulasi ini.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time
Pekan depan akan terlihat berapa banyak perusahaan yang keluar secara tenang dan berapa banyak yang membuat regulator harus turun tangan. Pengguna UE bisa mengecek daftar ESMA untuk melihat perusahaan mana yang sudah mendapat izin MiCA sebelum 1 Juli.
