TechBBQ, penyelenggara konferensi startup dan inovasi nirlaba asal Denmark, telah mengamankan DKK4 juta ($620.000) dari Novo Nordisk Foundation untuk membangun meja permanen yang menghubungkan startup universitas Nordic, investor, dan perusahaan dengan talenta teknologi di Afrika dan India.
Hibah tiga tahun ini akan mendanai Nordic-Africa Innovation Summit dan Nordic-India Innovation Summit, yang direncanakan TechBBQ untuk dimasukkan dalam konferensi tahunannya. Inisiatif ini berencana menciptakan platform untuk investasi, kemitraan komersial, dan kolaborasi teknologi antar kawasan.

Pendanaan ini hadir saat Eropa berupaya mempererat hubungan ekonomi dan teknologi dengan Afrika dan India di tengah kekhawatiran yang semakin besar mengenai daya saing, akses terhadap talenta, dan kebutuhan untuk mendiversifikasi kemitraan strategis di luar pasar tradisional.
Program ini akan memberi startup Afrika jalur masuk ke modal Nordic, lembaga penelitian, dan jaringan korporat. Ekosistem startup Nordic menarik pendanaan modal ventura senilai $7,7 miliar pada 2025 dan berada di jalur untuk melampaui $9 miliar pada 2026, menurut Dealroom.
Kawasan ini juga menjadi rumah bagi lebih dari 100 unicorn dan menyumbang sekitar 12% dari seluruh modal ventura Eropa, meskipun hanya mewakili sebagian kecil dari populasi benua tersebut.
"Dukungan signifikan ini akan membantu kami menghubungkan ekosistem Nordic dengan India dan Afrika secara lebih terstruktur dan berkelanjutan," kata CEO TechBBQ Avnit Singh kepada TechCabal. "Ada potensi besar yang belum dimanfaatkan dalam membangun hubungan yang lebih kuat antara ekosistem-ekosistem ini."
Pengumuman ini menyusul partisipasi TechBBQ dalam Bharat Innovates 2026, sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh Presiden India Narendra Modi dan mitranya dari Prancis Emmanuel Macron di Nice, Prancis, untuk memperkuat jaringan inovasi dan kewirausahaan global.
TechBBQ menyatakan bahwa hibah tersebut akan memungkinkannya untuk beralih dari proyek percontohan ke platform permanen yang berfokus pada tiga bidang yang diprioritaskan oleh Novo Nordisk Foundation, meliputi ilmu kehidupan, deeptech dan kecerdasan buatan (AI), serta teknologi iklim dan pertanian.
Proyek ini akan berjalan dari Agustus 2026 hingga Desember 2028 dan akan beroperasi berdampingan dengan konferensi unggulan TechBBQ di Bella Center, Kopenhagen.
"Potensi pengembangan bersama, investasi, dan akses pasar antara kawasan Nordic dan pasar global di India dan Afrika belum pernah sekuat ini," kata Chief Strategy Officer TechBBQ Thomas Ebdrup kepada TechCabal.
Inisiatif ini juga memuat persyaratan akses yang adil dari Novo Nordisk Foundation, yang berarti pengetahuan yang dihasilkan melalui program ini harus dibagikan secara terbuka jika memungkinkan, dan inovasi yang dihasilkan harus tersedia dengan harga terjangkau di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
