Saham Micron Technology (MU) bangkit tajam di sesi pre-market Senin, naik hingga 6,9% setelah sesi Jumat yang brutal yang menghapus lebih dari 13% nilainya.
Micron Technology, Inc., MU
Penurunan Jumat terjadi setelah dua hal menghantam sektor chip secara bersamaan. Broadcom mengeluarkan prospek yang berhati-hati terhadap pendapatan AI, dan data penggajian non-pertanian Mei tercatat sebesar 172.000 — lebih dari dua kali lipat dari perkiraan Wall Street. Hal ini memunculkan kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed dan mendorong Philadelphia Semiconductor Index ke salah satu penurunan satu hari terburuk dalam beberapa bulan. Nasdaq turun 4,2% dan S&P 500 turun 2,6%.
Saham Micron diperdagangkan di $896,01 di pre-market, naik 3,7% pada saat pelaporan awal, mencerminkan pasar yang menilai ulang apakah pergerakan Jumat merupakan reaksi berlebihan.
Akhir pekan membawa berita utama yang bisa semakin mengguncang investor Micron. Pada Minggu, 7 Juni, Nvidia dan rival Korea Selatan SK Hynix mengumumkan kemitraan strategis multi-tahun untuk bersama-sama mengembangkan produk memori AI generasi berikutnya.
Kemitraan ini mencakup superkomputer Vera Rubin, Vera CPU, RTX Spark PC, dan platform robotik Jetson Thor — semua proyek Nvidia yang sangat menonjol.
Secara sepintas, hubungan yang lebih erat antara Nvidia dan SK Hynix dapat menekan posisi Micron. Namun ada detail penting: tidak ada eksklusivitas. CEO Nvidia Jensen Huang mengonfirmasi pada Jumat bahwa perusahaan telah mensertifikasi Micron, SK Hynix, dan Samsung sebagai penyedia HBM4 yang disetujui — generasi terbaru dari memori bandwidth tinggi.
Pengaturan tiga pemasok ini sangat penting. Selama Nvidia terus membeli dari ketiganya, Micron tetap menjadi bagian kunci dari ekosistem memori AI.
Micron akan merilis laporan laba fiskal Q3 pada 24 Juni, dan ekspektasinya tinggi. Perusahaan telah memproyeksikan pendapatan rekor sebesar $33,5 miliar, angka yang telah mendorong beberapa perusahaan analis menaikkan target harga mereka dalam beberapa pekan terakhir.
Kisah permintaan struktural juga tetap kuat. Harga DRAM diperkirakan naik antara 58% dan 63% pada Q2 2026, yang akan langsung menguntungkan margin dan pendapatan teratas Micron.
Micron juga telah mengunci seluruh produksi HBM-nya untuk sisa tahun fiskal 2026 dalam kontrak jangka panjang — sebuah tanda bahwa permintaan dari pelanggan AI tidak melambat.
Western Digital, Seagate, dan SanDisk juga bergerak lebih tinggi di pre-market Senin, menunjukkan bahwa rebound ini merupakan pembalikan rata-rata di seluruh sektor, bukan hanya khusus Micron.
P/E forward Micron telah berkembang belakangan ini seiring investor bertaruh pada supercycle memori yang didorong AI, meskipun saham tetap volatil mengingat sifat siklus industri chip memori.
Para analis akan memantau dengan seksama panggilan laba 24 Juni untuk pembaruan apa pun mengenai alokasi HBM4 dan panduan fiskal 2027.
The post Micron (MU) Stock Rebounds After 13% Drop on Friday – Here's Why appeared first on CoinCentral.
