- Bessent mengatakan AS menyita sekitar $1 miliar aset kripto Iran dalam Operasi Economic Fury.
- Ia mengklaim Iran menghadapi inflasi 200% dan pasukan yang tidak digaji di tengah pembekuan aset yang lebih luas.
- Bessent mengatakan perundingan dengan Iran tetap sulit karena kepemimpinan negara itu yang terpecah.
AS telah menyita sekitar $1 miliar aset kripto Iran, kata Menteri Keuangan Scott Bessent pada hari Jumat, memperluas kampanye keuangan Washington melawan Teheran.
Berbicara di Fox Business pada Reagan National Economic Forum, Bessent mengatakan tindakan tersebut merupakan bagian dari Operasi Economic Fury, sebuah kampanye tekanan yang lebih luas yang menargetkan saluran keuangan Iran, aset, dan kekayaan yang terkait dengan pimpinan.
AS Perluas Tekanan terhadap Iran dari Bank hingga Dompet Kripto
Bessent mengatakan dana yang disita diambil langsung dari dompet digital. "Kami telah menyita sekitar satu miliar dolar kripto mereka," katanya, menambahkan bahwa pihak berwenang telah "langsung merebut dompet-dompet tersebut."
Angka tersebut menandai peningkatan tajam dari pengungkapan sebelumnya, dengan otoritas AS melaporkan pada akhir April bahwa penyitaan kripto yang terkait Iran telah mendekati $500 juta.
Angka terbaru yang mendekati $1 miliar ini menunjukkan bahwa kampanye tersebut telah bergerak cepat melalui berbagai saluran aset digital. Bessent menempatkan tindakan ini sebagai bagian dari pengetatan keuangan yang lebih luas, bukan sekadar langkah penegakan kripto tersendiri.
Operasi Economic Fury diluncurkan pada Maret 2025. Menurut Bessent, upaya ini mencakup penyitaan kripto, pembekuan rekening bank, dan koordinasi dengan sekutu Eropa untuk menyita properti Iran.
Bessent Mengatakan Aliran Kas Iran Hampir Mencapai Titik Kritis
Bessent mengatakan perekonomian Iran mendekati titik kritis setelah berminggu-minggu tekanan militer dan pembatasan keuangan. Ia menggambarkan rezim tersebut sedang dalam "krisis" dan "sudah kehabisan daya" secara finansial.
Ia mengatakan para pemimpin Iran telah mengalirkan $400 juta hingga $500 juta per bulan sebelum AS turun tangan. Menurut penjelasannya, hasil tersebut dibagi di antara sekitar 80 pemimpin rezim.
Bessent juga mengklaim bahwa inflasi di Iran kemungkinan telah melampaui 200%. Ia mengatakan kupon makanan sedang didistribusikan, akses internet telah diputus, dan 40% hingga 50% pasukan Iran tidak menerima gaji.
Klaim-klaim tersebut disajikan sebagai bukti bahwa kampanye tekanan keuangan Washington sedang mengganggu saluran pendanaan internal.
Penyitaan Kripto Menambah Tekanan di Tengah Perundingan yang Mandek
Bessent juga membahas negosiasi dengan Iran, mengatakan bahwa perundingan tetap sulit karena struktur kepemimpinan yang terpecah. Ia mengaitkan kompleksitas tersebut dengan serangan AS dan Israel terhadap tokoh-tokoh senior rezim.
Menteri Keuangan tersebut mengatakan kampanye ini dirancang untuk memutus aliran uang yang ia sebut sebagai hasil curian dari rakyat Iran. Pernyataannya menempatkan dompet digital di pusat serangan ekonomi terbaru Washington.
Terkait: Konstitusi AS Tertanam di Blok Bitcoin 951.492 dalam Transaksi Seharga Hanya $83
Disclaimer: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat dalam bentuk apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun terkait perusahaan.
Source: https://coinedition.com/us-crypto-dragnet-hits-iran-as-bessent-claims-near-1b-seizure/







