Sebuah token yang dibuat oleh FBI untuk menangkap kriminal baru saja reli 19x hanya karena saya men-tweet tentangnya. Beginilah gambaran pasar yang tidak bisa mSebuah token yang dibuat oleh FBI untuk menangkap kriminal baru saja reli 19x hanya karena saya men-tweet tentangnya. Beginilah gambaran pasar yang tidak bisa m

FBI Membuat Token untuk Tangkap Penjahat, Crypto Malah Membelinya — 19x

2026/05/29 21:47
durasi baca 8 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di crypto.news@mexc.com

Catatan editor: Ini adalah opini tamu dari Evan Luthra. Pandangan yang diungkapkan sepenuhnya milik penulis dan tidak selalu mencerminkan pandangan BeInCrypto. Pembaca perlu melakukan riset sendiri sebelum membuat keputusan investasi apa pun.


Token palsu buatan FBI untuk menangkap penjahat baru saja naik 19x gara-gara Evan Luthra nge-tweet tentang itu.

Coba pahami itu. Sebuah token tanpa utilitas, dibuat oleh lembaga pemerintah federal sebagai jebakan, yang sudah menyebabkan cukup banyak kerugian retail sampai pemerintah harus membuat portal pengembalian dana untuk ganti rugi korban — token itu justru naik 19x harganya setelah saya menyebutnya token palsu secara terbuka.

Saya sudah berada di dunia kripto lebih dari satu dekade. Itu cukup lama untuk paham bahwa dunia ini tidak rasional. Saya pernah melihat proyek tanpa produk, tim tidak kompeten, dan tanpa roadmap bisa mencapai valuasi ratusan juta US$ hanya bermodalkan hype. Saya juga sering melihat builder serius diabaikan sementara “batu” pun bisa bikin jutaan US$. Kalau saya jujur, sekarang saya sudah tidak kaget lagi dengan hal-hal seperti ini.

Token Palsu FBI: Kejutan untuk OG Kripto

Pada 21 Mei 2026, saya membuat postingan detail di X yang mengupas bagaimana FBI membuat token ERC-20 palsu bernama NexFundAI pada 2024 lalu. Mereka membuat website profesional, menulis whitepaper yang menjanjikan “penghasilan pasif melalui investasi AI,” lalu menyewa market maker untuk membangun volume trading dadakan — semua itu sebagai jebakan untuk menangkap pelaku wash trading. Di postingan tersebut, saya menyebutkan nama-nama perusahaan yang diajak FBI untuk membantu menjalankan skema ini.

Salah satunya adalah Gotbit, perusahaan milik pria Rusia berusia 26 tahun yang mengenakan biaya US$200 untuk menaikkan volume trading harian NexFundAI menjadi US$1 juta per hari dalam enam jam. Tim mereka bahkan punya spreadsheet internal dengan kolom berlabel “fake volume”. Perusahaan lain, MyTrade, dipimpin oleh pria yang menyebut dirinya sendiri “the mastermind”, pernah menjelaskan psikologi penipuan ini pada tim NexFundAI (alias FBI) lewat video call yang terekam.

Perusahaan lain yang berbasis di Dubai, CLS Global, menggunakan bot miliknya untuk menghasilkan 98% dari total volume trading NexFundAI. Ketika FBI bertanya apakah mereka bisa menyinkronkan lonjakan fake volume dengan pengumuman fake news, mereka menjawab bisa banget. ZM Quant menyediakan bot yang menjalankan 10 sampai 20 transaksi per menit melalui puluhan wallet untuk menirukan aktivitas organik.

Di akhir operasi ini, 18 orang didakwa di AS, Inggris, dan Portugal, dan dalam satu hari saja berhasil disita US$25 juta. CEO Gotbit ditangkap di Portugal, diekstradisi, dihukum delapan bulan penjara, dan harus menyerahkan US$23 juta.

Dalam postingan saya, saya tegas menyebut para investor retail yang sempat membeli token ini ketika operasi sedang berjalan benar-benar sudah kehilangan uang, dan FBI harus membuka portal pengembalian dana untuk mengembalikan uang mereka. Postingan itu jadi viral. CZ dan nama-nama besar lain di kripto ikut bereaksi, mengungkapkan keterkejutan mereka. Postingan itu jadi trending, tapi itu masih wajar saja buat saya.

Saya memang sudah menduga bakal ada perhatian terhadap cerita ini karena memang benar-benar gila.

Tapi yang tidak saya duga justru token FBI palsu itu malah reli 19x setelah postingan itu viral. Kalau sekarang kamu ikut kaget, saya pun sama kagetnya saat melihatnya secara langsung. Kenapa sebuah token yang dibuat FBI sebagai jebakan — yang sudah menyebabkan kerugian retail sampai pemerintah bikin sistem refund — justru naik 19x setelah saya terang-terangan menyebutnya token palsu?

Logika apa yang membuat seseorang membaca “FBI membuat token ini untuk jebakan kriminal, retail sudah pernah rugi beli koin ini”, lalu memutuskan membeli token itu?

Teori Tentang Token Palsu FBI

Saya punya beberapa teori, dan tidak ada satu pun yang menenangkan.

Teori pertama, saya pikir orang-orang memang tidak membaca thread tersebut. Mereka hanya melihat engagement postingannya, melihat NexFundAI jadi trending, melihat balasan dari CZ dan beberapa akun besar lain, langsung beli hanya bermodalkan sinyal sosial saja. Tidak riset. Hanya: ada akun besar posting, nama-nama besar balas, harga naik. Kalau itu yang terjadi, berarti ini pengingat lagi, bahwa sebagian besar pasar ini masih berjalan sangat impulsif tanpa proses berpikir sama sekali.

Teori kedua saya juga tidak kalah buruknya.

Bagaimana jika pembelian-pembelian ini bukan dilakukan orang sama sekali? Bagaimana kalau semuanya itu bot? Coba pikirkan.

Sekarang ada bot trading AI yang memantau akun-akun kripto berpengaruh secara real-time dan membaca konten postingan untuk mencari nama token dan ticker. Begitu ada postingan dengan engagement tinggi menyebutkan token tertentu, bot tersebut beli. Kemungkinan besar aksi ini dilakukan tanpa bot membaca sentimen atau membedakan antara “token ini akan terbang” dengan “token ini jebakan federal”. Bot hanya melihat token disebut, engagement naik, langsung eksekusi beli.

Kita sudah menciptakan pasar di mana algoritma tidak bisa membedakan antara “beli ini” dan “FBI membuat ini untuk menangkap Anda.” Dan bot pun tidak peduli.

Kalau inilah yang mendorong reli, berarti kita sedang menghadapi situasi yang benar-benar mengkhawatirkan. Isi informasi dari sebuah postingan kripto makin tidak penting. Postingan peringatan tentang token pun secara fungsi sekarang tidak berbeda dengan postingan promosi token, karena makin sedikit “pembeli” yang benar-benar membaca isinya.

Pasar sekarang bergerak, lebih jauh dari dugaan kita, ke sistem otomatis yang bahkan tidak bisa membedakan antara sinyal positif dan negatif — dan sistem-sistem inilah yang sekarang cukup besar untuk menggerakkan harga.

Saya khawatir karena kenaikan 19x bukan cuma ulah trader retail nekat yang salah transfer US$50 ke kontrak yang salah. Pergerakan harga sebesar itu membutuhkan volume besar, atau setidaknya volume sintetis yang terkoordinasi, dan itu kembali lagi ke cerita utama yang ujung-ujungnya tetap mengerikan.

Operasi Jebakan Berubah Jadi Tutorial

Ini bagian cerita yang selalu saya pikirkan lagi dan lagi. Sehari setelah DOJ mengumumkan operasi penangkapan dan penahanan, seseorang menyalin persis smart contract NexFundAI milik FBI lalu menggunakan itu untuk meluncurkan token tiruan. Mereka bisa mendapatkan US$127.000 hanya dalam satu hari dengan memakai taktik manipulasi yang sama.

Saya ulangi sekali lagi. FBI menjalankan operasi penjebakan dengan tujuan mengirim pesan ke pasar, dan dalam waktu 24 jam, seseorang memakai itu sebagai contoh. Pengumuman DOJ itu bukan peringatan. Itu malah jadi bahan presentasi.

Teori saya yang ketiga, dan saya rasa ini yang paling gelap. Beberapa orang sudah tahu persis apa itu token NexFundAI dan tetap membelinya, bertaruh bahwa momentum viral dari postingan saya akan menarik cukup banyak pembeli yang tidak tahu apa-apa sehingga mereka bisa keluar dengan untung.

Orang-orang ini tidak bingung, dan mereka juga bukan bot. Mereka membaca postingan saya, paham kalau investor ritel mungkin saja ikut masuk karena rasa penasaran atau kebodohan, lalu mereka menempatkan diri di pihak lawan dalam trading itu.

Itulah yang namanya pemangsaan. Kalau memang ini yang terjadi, orang-orang tersebut melihat cerita tentang FBI menangkap pelaku wash trading dan manipulasi pasar, lalu berpikir: ini peluang.

FBI kembali menjalankan Operasi Token Mirrors. Ini adalah penyelidikan yang menargetkan manipulasi pasar kripto dan menyebabkan penggerebekan NexFundAI. Kali ini, mereka meluncurkan token baru bernama Lexobit dan menangkap sepuluh orang lagi, termasuk operator yang diekstradisi dari Singapura. Orang-orang ini tidak belajar dari operasi sebelumnya; mereka malah memanfaatkannya untuk mencari uang.

Kita Sedang Berhadapan dengan Apa di Sini?

Kita berhadapan dengan pasar di mana orang menawarkan grafik buatan sebagai layanan profesional dengan harga yang dipublikasikan. Di pasar di mana, menurut analisa forensik IRS, bot milik sebuah perusahaan mengirim 1.209 dari 1.221 transaksi beruntun kembali ke wallet yang juga dikendalikan oleh perusahaan tersebut. Artinya, 99% dari transaksi itu adalah transaksi melingkar.

Kita juga berhadapan dengan pasar di mana sebuah meme coin bernama Saitama pernah mencapai market cap US$7,5 miliar, dengan setiap dolarnya dibentuk melalui pembelian terkoordinasi lewat chat pribadi Telegram, meme pump-it, dan grafik harga yang sengaja didesain agar terlihat seperti momentum organik.

Kita juga berhadapan dengan pasar di mana saya bisa membuat sebuah posting tentang token tertentu sebagai jebakan federal yang sama sekali tidak punya utilitas, hanya dibuat untuk menangkap kriminal, namun reaksi pasar terhadap postingan itu adalah pump hingga 19x lipat.

Saya tidak punya kesimpulan akhir yang rapi. Saya sudah terlalu lama di dunia ini untuk berpura-pura semuanya buruk, dan saya sudah melihat builder sejati yang benar-benar bekerja untuk hal yang berarti. Tapi saya ingin meninggalkan ini untukmu: jika perbedaan antara peringatan dan shill sudah jadi nol—karena pasar tidak bisa atau tidak mau mencerna isi dari apa yang kamu sampaikan—maka kita punya masalah serius yang sebesar apapun regulasi mungkin tidak akan pernah bisa benar-benar memperbaikinya.

Kamu bisa menangkap dan menuntut para pelaku wash trading. FBI jelas sedang melakukan itu, dengan Operasi Token Mirrors yang masih berjalan. Tapi kamu tidak bisa menangkap bagian dari pasar yang melihat operasi penjebakan FBI lalu menganggapnya sebagai peluang trading.

Bagian itu ada dalam diri kita. Dan selama masih ada, biasakan melihat setiap grafik dengan rasa skeptis yang lebih besar daripada yang selama ini kamu miliki.

Ini saran yang bisa langsung kamu terapkan: sebelum membeli token apa pun, luangkan waktu 60 detik untuk mengecek apakah kontrak tersebut dibuat oleh lembaga federal. Sekarang memang seperti itulah standar minimumnya. Kalau langkah itu saja tidak bisa kamu lakukan, sebaiknya jangan taruh uang ke apa pun di pasar ini.


Evan Luthra adalah investor kripto dan pengusaha yang sudah aktif di industri aset digital selama lebih dari satu dekade.

Peluang Pasar
Logo MemeCore
Harga MemeCore(M)
$2.98803
$2.98803$2.98803
-1.48%
USD
Grafik Harga Live MemeCore (M)

Launchpad SPACEX(PRE)

Launchpad SPACEX(PRE)Launchpad SPACEX(PRE)

Daftar untuk kesempatan undian gratis

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi crypto.news@mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Launchpad SPACEX(PRE)

Launchpad SPACEX(PRE)Launchpad SPACEX(PRE)

Daftar untuk kesempatan undian gratis