Trump kehilangan kendali ketika melihat Fox News meliput seorang pembawa acara malam dan wawancaranya dengan seorang gubernur Demokrat.
Komedian Bill Maher mewawancarai Gubernur California Gavin Newsom dalam sebuah episode acara HBO-nya "Real Time" pada hari Jumat. Dalam sebuah postingan Truth Social pada hari Sabtu, Trump mengecam wawancara tersebut sekaligus Fox News karena meliputnya keesokan harinya.

"Saya benci melihat Fox, dan outlet-outlet Konservatif lainnya, terus-menerus membuat Bill Maher yang Berpemeringkat Rendah menjadi 'relevan,'" tulis Trump. "Bill Maher adalah orang yang lemah dan tidak efektif yang saya kenal dengan sangat baik saat makan malam bersamanya."
Maher pernah makan malam bersama Trump di Gedung Putih tahun lalu, namun hal itu tidak menghalangi keduanya untuk saling serang sejak saat itu. Meski begitu, biasanya Trumplah yang memulai pertengkaran.
Dalam postingan Truth Social-nya, Trump mengatakan bahwa Maher "gugup, ketakutan, dan kata-kata pertama yang dia ucapkan saat memasuki Oval Office adalah, 'Bolehkah saya minta minuman?' Itu sangat menggemaskan tetapi, pada saat yang sama, sungguh menyedihkan."
Postingannya juga menyebut "Gavin Newscum, seseorang yang diakui memiliki IQ Rendah." Trump mengecam wawancara antara Newsom dan Maher, menyebut pembawa acara malam itu "tidak berdaya, dan sama sekali tidak kompeten. Entah dia tidak memiliki pengetahuan, atau dia gagal."
Maher bukan satu-satunya pembawa acara malam yang harus menghadapi kemarahan acak Trump. ABC dan Disney sedang membela Jimmy Kimmel dari seruan presiden untuk memecatnya dan dari ibu negara untuk meminta maaf atas sebuah lelucon kecil. Namun, Trump mengakhiri tirade terbarunya dengan berkata, "Bill Maher adalah ORANG BODOH, meski sedikit lebih berbakat dari Jimmy Kimmel."


