Pudgy Penguins (PENGU) berhasil menembus garis tren menurun minggu ini, melewati level yang sudah bertahan sejak Juli 2025. Token ini naik lebih dari 7% dalam 24 jam terakhir diiringi peningkatan volume spot.
Pergerakan ini terjadi bersamaan dengan breakout pada Relative Strength Index (RSI) di grafik harian. Kombinasi tersebut mengisyaratkan kemungkinan perubahan tren setelah sembilan bulan mengalami penurunan.
Pada grafik harian PENGU, terlihat token ini kembali menembus harga US$0,008 setelah sekitar tiga bulan berada di zona akumulasi dekat US$0,006. Volume turut meningkat pada candle breakout tersebut.
Fibonacci retracement ditarik dari level tertinggi Juli 2025 di US$0,046608 ke level terendah Februari 2026 di US$0,005275. Resistance signifikan pertama berada di level 0,236 sekitar US$0,015030.
Target ini setara dengan kenaikan sekitar 80% dari level saat ini. Sementara itu, level 0,382 berada di US$0,021064 dan level 0,5 di US$0,025942. Kedua level ini bisa tercapai jika tren altcoin tetap bertahan.
Jika harga harian kembali turun di bawah US$0,007, maka breakout dinyatakan gagal dan zona akumulasi akan kembali terbuka.
RSI harian RSI pada PENGU juga menembus garis tren menurun yang sudah terbentuk sejak Juli 2025. Garis tersebut mencatat semua lower high hingga awal 2026.
Saat ini, indikator RSI berada di kisaran 64, jauh di atas garis netral 50 dan mendekati ambang overbought di 70. Biasanya, momentum jarang berubah sebelum ada keyakinan, dan rata-rata pergerakan pada indikator mulai melengkung naik pada 54.
Garis tren pada RSI seringkali mendahului garis tren harga selama beberapa sesi. Sinyal akan gagal jika RSI turun di bawah 50 lalu merebut kembali garis tren menurun dari atas.
Jika kita melihat lebih dekat, grafik enam jam memperlihatkan PENGU menembus zona support US$0,008 pada volume tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini terjadi setelah dua bulan harga berkonsolidasi di rentang US$0,006 hingga US$0,008.
Saat ini harga berada di sekitar US$0,008330 di Binance. RSI jangka pendek berada di sekitar 65, dengan rata-rata pergerakan yang juga naik dan mempertegas penguatan momentum.
Struktur grafik enam jam sekarang mengubah band resistance sebelumnya menjadi support. Jika harga turun kembali ke dalam rentang, setup akan melemah; namun, bertahan di atas US$0,008 tetap membuat bias jangka pendek lebih positif.
Meski PENGU menjadi setup paling jelas, tetapi polanya bukan satu-satunya. Belakangan, token BERT juga membentuk struktur hampir sama pada timeframe harian.
Token itu juga menembus garis tren menurunnya setelah penurunan sembilan bulan, lalu reli 4% pada hari yang sama. Dua breakout microcap yang berkorelasi memang belum jadi jaminan arah tren, namun ini bisa menjadi sinyal rotasi sektor.
Modal sepertinya mulai kembali mengalir ke altcoin kecil setelah periode panjang Bitcoin (BTC) mendominasi. Risiko utama tetap pada sektor secara luas.
Jika dominasi BTC melanjutkan tren naik, kedua breakout ini bisa saja gagal secara bersamaan. Maka dari itu, trader yang memantau PENGU juga perlu memperhatikan grafik dominasi Bitcoin.


