Bank-bank dilaporkan melobi untuk memblokir CLARITY Act sebelum jendela legislatif Senat AS ditutup, menjadikan pertarungan regulasi ini sebagai berita kripto utama pada Rabu, 22 April.
POIN UTAMA
Berita utama dalam siklus berita kripto 22 April berpusat pada kampanye lobi yang semakin meningkat dari kepentingan perbankan tradisional. CryptoSlate melaporkan bahwa bank-bank secara aktif berupaya "membunuh" CLARITY Act sebelum jendela legislatif tahun pemilu Senat AS ditutup.
CLARITY Act penting karena akan mendefinisikan bagaimana stablecoin dan aset digital tertentu diatur di tingkat federal. Bagi industri perbankan, aturan khusus kripto yang lebih jelas dapat membuka pintu persaingan dari penerbit stablecoin non-bank.
American Bankers Association telah menyuarakan kekhawatirannya secara terbuka. Kelompok dagang tersebut menyerahkan surat kepada Senat mengenai pasar stablecoin, menguraikan posisinya tentang bagaimana undang-undang aset digital harus melindungi kerangka perbankan yang ada.
Secara terpisah, pembahasan RUU stablecoin terkait ditunda lebih awal tahun ini, menandakan kesulitan politik dalam memajukan legislasi kripto di tengah lingkungan pemilu yang penuh tensi. Penundaan tersebut memberikan waktu tambahan bagi kelompok lobi untuk memobilisasi oposisi.
Sebuah ringkasan riset Gedung Putih tentang dampak larangan imbal hasil stablecoin terhadap pinjaman bank menambahkan dimensi lain dalam perdebatan ini, mengkaji bagaimana pembatasan imbal hasil stablecoin dapat memengaruhi pasar kredit yang lebih luas.
Pertarungan kebijakan ini terjadi pada saat regulasi kripto tetap menjadi titik panas di Washington. Pembaca yang mengikuti perkembangan terkait mungkin ingat bahwa regulator Inggris baru-baru ini menggerebek delapan lokasi di London atas perdagangan kripto P2P ilegal, menunjukkan bahwa tekanan penegakan hukum semakin meningkat di kedua sisi Atlantik.
Kalender legislatif 2026 Senat akan menentukan berapa banyak waktu yang tersisa bagi CLARITY Act untuk maju atau terhenti. Setiap pergerakan pada jadwal komite atau pemungutan suara di lantai harus dipantau dengan seksama.
Investor yang memantau aktivitas kripto institusional juga harus mencatat bahwa ETF Bitcoin BlackRock baru-baru ini mencatat arus masuk bersih sebesar $900 juta dalam lima hari, sebuah sinyal bahwa selera institusional terhadap aset digital tetap ada terlepas dari ketidakpastian regulasi di Kongres.
Sementara itu, kekhawatiran keamanan tetap relevan di seluruh industri, sebagaimana disoroti oleh insiden terbaru di mana front end Umbra offline setelah peretas memindahkan dana yang dicuri.
Bagi pengamat kebijakan kripto, pertanyaan utamanya adalah apakah lobi perbankan dapat mempertahankan tekanan yang cukup untuk memblokir CLARITY Act sebelum jendela legislatif Senat semakin menyempit. Beberapa minggu ke depan aktivitas komite akan menjadi penentu.
Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak merupakan saran keuangan atau investasi. Pasar kripto dan aset digital membawa risiko yang signifikan. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil keputusan.
