Micron Technology membukukan laporan keuangan kuartal ketiga tahun fiskal yang sangat memukau pada hari Rabu, melampaui ekspektasi Wall Street di sisi pendapatan, laba, dan margin, serta memperkirakan hasil yang lebih kuat ke depannya.
Laporan ini penting bukan hanya bagi sektor semikonduktor, sebab makin menegaskan tema utama yang mendorong pasar di tahun 2026: permintaan infrastruktur AI yang terus meningkat.
Perusahaan chip memori ini melaporkan pendapatan kuartal ketiga senilai US$41,46 miliar, jauh melampaui estimasi analis sebesar US$35,59 miliar.
Laba per saham yang telah disesuaikan tercatat di angka US$25,11 dibandingkan ekspektasi US$20,60, sedangkan margin kotor yang telah disesuaikan mencapai 84,9%, melebihi prakiraan 81,9%.
Pertumbuhan terkuat Micron berasal dari pasar-pasar yang berhubungan dengan AI.
Pendapatan Cloud Memory mencapai US$13,77 miliar, mengalahkan estimasi US$10,69 miliar. Pendapatan Core Data Center naik ke US$11,52 miliar, jauh di atas konsensus prakiraan US$6,8 miliar.
Hasil ini menunjukkan permintaan yang meningkat untuk high-bandwidth memory (HBM), salah satu komponen penting yang digunakan dalam AI accelerator dan infrastruktur data center untuk mendukung large language model dan aplikasi AI canggih.
Pihak manajemen juga memberikan panduan yang melampaui ekspektasi analis.
Micron memproyeksikan pendapatan kuartal keempat antara US$49 miliar sampai US$51 miliar, dibandingkan estimasi Wall Street sebesar US$43,24 miliar. Perusahaan memperkirakan EPS yang telah disesuaikan di kisaran US$30 sampai US$32, jauh di atas konsensus estimasi US$25,31.
Paling penting, Micron menyampaikan bahwa mereka memperkirakan kondisi pasokan yang ketat akan terus berlangsung hingga setelah tahun 2027 akibat permintaan berbasis AI di berbagai pasar akhir.
Pengumuman ini menjadi sinyal tambahan bahwa ledakan infrastruktur AI masih tetap terjadi. Bitcoin miner, proyek aset kripto yang berfokus pada AI, dan investor aset digital kini makin memantau permintaan semikonduktor karena hal ini mencerminkan tren belanja modal yang semakin besar di data center dan infrastruktur komputasi.
Saham Micron naik dalam sesi perdagangan setelah jam bursa usai, mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek perusahaan.
Pasar sekarang akan fokus pada peningkatan produksi HBM4, belanja AI dari perusahaan hyperscaler, dan apakah pasokan memori bisa mengimbangi permintaan. Bagi para investor, hasil terbaru Micron menunjukkan pembangunan ekosistem AI tetap menjadi tema pertumbuhan terkuat menjelang paruh kedua tahun 2026.

