KOSPI Korea Selatan dibuka melonjak tajam pada 24 Juni setelah anjlok 10% di sesi sebelumnya, tapi pemulihannya cepat melemah. SK Hynix makin turun sementara Samsung tetap relatif stabil, dan indeks ini mundur kembali mendekati level 8.300.
Bounce awal menarik minat pemburu diskon dari investor ritel dan institusi, namun penjual langsung kembali masuk. Karena pendapatan Micron Technology akan keluar seusai penutupan pasar AS, para trader nampaknya enggan menahan posisi.
KOSPI dibuka di level 8.356,79 atau naik 1,86% dari penutupan Selasa di 8.203,84 dan sempat melejit ke 8.543,68, naik lebih dari 4%. Namun, kenaikan itu kemudian luntur. Indeks kini sudah mundur ke 8.297, sehingga keuntungan harian turun menjadi sekitar 1%.
Perbedaan kinerja antara dua raksasa chip Korea Selatan terlihat jelas. Samsung Electronics tetap lumayan stabil, diperdagangkan sekitar 322.500 won, masih naik hari ini, namun sudah jauh dari lonjakan awal sebesar 7%. SK Hynix malah berbalik arah lebih tajam, turun ke 2.467.000 won setelah sebelumnya sempat di 2.653.000 won. Pergerakan ini membuat SK Hynix kembali masuk area merah di sesi hari ini.
KOSDAQ juga dibuka menguat tetapi sebagian besar kenaikan awalnya sudah terkikis.
Kejatuhan pada Selasa menghapus keuntungan beberapa pekan hanya dalam satu sesi saja. KOSPI, yang sehari sebelumnya ditutup pada rekor tertinggi 9.114,55, berakhir di 8.203,84, anjlok 910,71 poin, atau 9,99%. Samsung Electronics dan SK Hynix keduanya turun sekitar 12%. Bursa Korea mengaktifkan circuit breaker sekitar pukul 14:33, menghentikan perdagangan selama 20 menit.
Lompatan awal pada Rabu terlihat seperti aksi tutup posisi usai crash klasik. Investor ritel dan institusi membeli saat harga turun, sementara investor asing tetap jadi penjual bersih. Peneliti dari Kiwoom Securities, Han Ji-young, telah ujar bahwa pasar akan dibuka naik akibat aksi beli teknikal setelah investor memperhitungkan aksi jual semikonduktor AS — dan itu memang terjadi. Tapi mempertahankan kenaikan tersebut ternyata jauh lebih sulit.
Pembalikan arah yang lebih tajam pada SK Hynix mencerminkan kerentanan spesifik saham tersebut. Saham chip ini sempat menyalip Samsung sebagai perusahaan paling bernilai di bursa Korea Selatan awal bulan ini, didukung dominasinya dalam High Bandwidth Memory. Nilai premium itu membuat SK Hynix makin rentan jika sentimen chip AI mendadak berubah.
Kegagalan Korea untuk meraih posisi di daftar pantauan MSCI Developed Markets Index hampir tidak menimbulkan reaksi pasar — para analis memang sudah menganggapnya sesuai ekspektasi setelah ulasan aksesibilitas negatif pekan lalu.
Micron Technology akan merilis laporan keuangan seusai penutupan pasar AS pada 24 Juni. Hasil dan proyeksi permintaan chip memori ini akan jadi acuan bagi Samsung, SK Hynix, dan Kioxia untuk sisa pekan ini. Jika laporan Micron kuat, sentimen pasar bisa stabil. Tapi jika meleset, risiko aksi jual hari Selasa dapat berlanjut ke gelombang kedua.

