KG Group dari Korea Selatan sedang mengembangkan jaringan pembayaran aset digital berbasis Solana setelah KG Financial menandatangani nota kesepahaman (MOU) strategis dengan Solana Foundation. Kerja sama ini menargetkan penyelesaian pembayaran stablecoin di seluruh jaringan merchant milik KG Group.
Langkah ini menambah daftar perusahaan keuangan dari Korea yang semakin banyak bereksperimen dengan penyelesaian transaksi publik chain di balik perdagangan yang teregulasi.
Jaringan pembayaran aset digital adalah lapisan infrastruktur yang memanfaatkan blockchain untuk menyelesaikan transaksi menggunakan stablecoin atau uang yang sudah ditokenisasi. KG Financial, yang sebelumnya bernama KG Mobilians, saat ini tengah membangun infrastruktur tersebut bersama Solana Foundation di sektor perdagangan ritel Korea Selatan.
Kesepakatan ini secara resmi memulai kerja sama yang sudah berjalan sejak April. Kedua belah pihak telah menyelesaikan serangkaian proyek proof of concept bersama, meliputi penerbitan stablecoin dan layanan pembayaran di dunia nyata. Hasilnya, KG Financial menyimpulkan bahwa model ini dapat diterapkan secara komersial dan layak dari sisi teknis di seluruh lini bisnis mereka.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Penandatanganan MOU berlangsung di KG Tower, Jung-gu, Seoul. Presiden Solana Foundation Lily Liu bersama CEO KG Financial Yoo Seung-yong memimpin acara ini didampingi oleh jajaran pejabat senior kedua perusahaan. Selain itu, acara ini juga menjadi salah satu kemitraan Solana paling nyata dengan grup pembayaran besar asal Korea selama ini.
KG Group membawa skala bisnis yang besar dalam kerja sama ini. Konglomerasi ini mengoperasikan anak usaha KG Inicis, salah satu payment gateway terkemuka dengan jangkauan luas di perdagangan online Korea. Lebih jauh, jaringan pembayaran KG mencakup sekitar 220.000 merchant aktif yang tersebar di berbagai kanal retail serta digital di seluruh negeri.
MOU ini merinci beberapa fokus utama. Kedua pihak akan mengembangkan sistem pembayaran dan penyelesaian berbasis stablecoin secara bersama-sama. Selain itu, kesepakatan mencakup pembuatan proof of concept layanan pembayaran digital serta integrasi Solana dengan layanan PG (payment gateway) teregulasi yang ada dan platform kartu prabayar.
Berita dari KG Group ini muncul hanya beberapa hari setelah Toss Bank menandatangani MOU dengan Solana Foundation. Bank digital pertama di Korea yang menggandeng Solana ini sedang menguji pengiriman uang lintas negara berbasis stablecoin secara langsung di aplikasi perbankan digital yang teregulasi.
Kesepakatan sebelumnya meliputi tahap proof of concept untuk pengiriman uang internasional serta pengembangan penyelesaian berbasis blockchain yang lebih luas. Toss Bank kini melayani sekitar 15 juta nasabah, sehingga Solana mendapat eksposur langsung ke salah satu platform perbankan digital terbesar di ekosistem keuangan Korea saat ini.
Solana menawarkan kedalaman ekosistem yang nyata. Menurut DeFiLlama, Solana kini menampung sekitar US$15,21 miliar kapitalisasi pasar stablecoin, di mana USDC menyumbang kira-kira 48% dari jumlah tersebut. Angka ini setara hampir 5% dari total kapitalisasi pasar stablecoin global sebesar US$309 miliar, berdasarkan data CoinGecko.
Toss Bank sendiri telah mengoperasikan layanan pengiriman uang internasional secara langsung sejak Januari. Layanan ini mendukung tujuh mata uang di 30 negara. Artinya, kehadiran penyelesaian berbasis blockchain harus membawa perbaikan nyata pada layanan saat ini, misalnya dari sisi biaya, kecepatan, atau keandalan operasional bagi pihak bank.
Kedua kerja sama ini memperjelas arah perkembangan. Kelompok keuangan Korea kini secara terbuka menguji apakah Solana dapat berjalan aman di balik aplikasi perbankan teregulasi, payment gateway, dan jaringan merchant pada berbagai produk keuangan untuk konsumen di dalam negeri.
Langganan YouTube kami untuk menyaksikan para pemimpin industri dan jurnalis berbagi wawasan ahli.

