Mark Zuckerberg mengarahkan Meta untuk membangun Arena, sebuah aplikasi prediction markets. Apakah ini bisa mendorongnya menuju status triliuner?Mark Zuckerberg mengarahkan Meta untuk membangun Arena, sebuah aplikasi prediction markets. Apakah ini bisa mendorongnya menuju status triliuner?

Mark Zuckerberg Ingin Meta di Prediction Markets: Apakah Ini Jalannya Menuju Status Triliuner?

2026/06/24 03:42
durasi baca 3 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di crypto.news@mexc.com

Mark Zuckerberg telah mengarahkan tim kecil di Meta untuk membangun aplikasi prediction markets mandiri bernama Arena, yang akan menjadi pesaing Polymarket dan Kalshi, menurut laporan New York Times.

Berita ini muncul beberapa hari setelah Elon Musk menjadi triliuner pertama di dunia, dan para trader di Kalshi menempatkan Zuckerberg sebagai salah satu kandidat terkuat yang akan mencapai US$1 triliun berikutnya.

Taruhan siapa yang akan menjadi triliuner kedua di dunia setelah Elon Musk. Sumber: KalshiTaruhan siapa yang akan menjadi triliuner kedua di dunia setelah Elon Musk. Sumber: Kalshi

Mengenal Aplikasi Prediction Markets Arena dari Meta

Aplikasi Meta, yang secara internal disebut Arena, akan berjalan terpisah dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp, papar NYT.

Proyek ini mengikuti pola yang sudah dikenal dari Zuckerberg yang sering meniru para pesaingnya—mulai dari Instagram Stories yang menyaingi Snapchat, Reels yang menantang TikTok, hingga Threads sebagai saingan X (Twitter).

Pengguna tidak akan bertaruh uang sungguhan pada awalnya. Aplikasi ini justru akan menggunakan sistem poin layaknya video game, sehingga terhindar dari aturan perjudian langsung namun juga belum menghasilkan pemasukan langsung.

meski begitu, perusahaan tidak menutup kemungkinan untuk menambah fitur taruhan uang asli di masa depan.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan kabar terbaru secara langsung

Pasar prediction market ini sangat besar. Minat terhadap prediction markets meningkat setelah pemilu Amerika Serikat 2024. Pada tahun 2026, pendanaan Kalshi mencapai valuasi US$22 miliar, dua kali lipat dari beberapa bulan sebelumnya, bersamaan dengan volume tahunan yang mendekati US$178 miliar.

Prediction market yang tumbuh pesat ini memungkinkan orang untuk melakukan trading terkait pemilu, olahraga, dan data ekonomi, dengan Kalshi berada di bawah regulasi di Amerika Serikat dan Polymarket beroperasi di blockchain.

Namun, pengawasan dari regulator juga semakin ketat. Regulator mulai menyoroti sektor ini, dan satu analisis menemukan bahwa mayoritas pengguna Polymarket mengalami kerugian uang.

Bagaimana Perhitungan Menuju Triliuner?

Musk mencapai status triliuner pertama pada 12 Juni, setelah SpaceX melakukan debut di Nasdaq. Tapi, status ini sangat fluktuatif. Penurunan 16% di saham SpaceX belakangan ini menghapus sekitar US$240 miliar dari kekayaan Musk, sehingga total hartanya kini sekitar US$1,08 triliun, menurut indeks Bloomberg.

10 Orang Teratas di Indeks Miliarder Bloomberg. Sumber: Bloomberg Billionaire Index10 Orang Teratas di Indeks Miliarder Bloomberg. Sumber: Bloomberg Billionaire Index

Berbeda dengan Musk yang memiliki kekayaan dari SpaceX dan Tesla, Zuckerberg hampir sepenuhnya bergantung pada satu saham saja.

Di Kalshi, para trader memberi Zuckerberg peluang sekitar 24% untuk bergabung dengan klub triliuner berikutnya pada 23 Juni, sesudah Jensen Huang dari Nvidia di 50% dan Jeff Bezos di 30%.

Namun, pasar ini sangat tipis, hanya sekitar US$7.500 yang diperdagangkan, sehingga angkanya belum bisa dianggap pasti.

Forbes menyebut kekayaan Zuckerberg di angka US$222 miliar, menempatkannya di posisi kelima global. Kekayaannya perlu naik sekitar lima kali lipat supaya bisa tembus US$1 triliun.

Hampir seluruh harta Zuckerberg ada pada saham Meta, di mana ia memegang sekitar 13%. Itu artinya valuasi Meta (US$1,45 triliun) pun harus naik melewati US$7 triliun.

Performa Saham METAPerforma Saham META. Sumber: TradingView

Taruhan besar Zuckerberg tidak selalu berhasil. Meta Reality Labs sudah menelan kerugian lebih dari US$70 miliar sejak 2020.

Arena berbasis poin juga tidak akan menghasilkan pendapatan apa-apa saat diluncurkan, sehingga mesin AI dan periklanan dari Meta masih jadi andalan untuk membawa perusahaan lebih dekat ke angka US$1 triliun.

Kontrak triliuner Kalshi berjalan hingga tahun 2033 dengan volume yang tipis. Oxfam memproyeksikan pada tahun 2025 bahwa lima orang bisa mencapai kekayaan US$1 triliun dalam sepuluh tahun ke depan, dan mereka menyebut nama Zuckerberg sebagai salah satunya.

Apakah Arena akan menjadi bisnis nyata atau hanya eksperimen sederhana, jalan Zuckerberg menuju angka itu tetap bergantung pada mesin utama Meta.

CHZ +28%! Sejarah Terulang?

CHZ +28%! Sejarah Terulang?CHZ +28%! Sejarah Terulang?

0-biaya untuk posisi long & short. Bersiap!

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi crypto.news@mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Kombo Piala Dunia: Target 200x

Kombo Piala Dunia: Target 200xKombo Piala Dunia: Target 200x

Gabungkan hingga 20 pertandingan dalam satu pesanan