Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengundurkan diri hari ini. Ia melepaskan jabatannya sebagai pemimpin partai dan kepala pemerintahan setelah para anggota parlemen Labour melakukan pemberontakan terbuka terhadap kepemimpinannya.
Trump telah memprediksi langkah ini hanya satu hari sebelumnya. Dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Sabtu, ia menyebut Starmer telah gagal berat soal energi dan imigrasi. Ia lalu menuntut Inggris untuk membuka kembali minyak Laut Utara.
Kepergian Starmer mengakhiri masa jabatannya yang dimulai dengan kemenangan bersejarah Labour pada 2024. Setelah itu, partai ini kehilangan lebih dari 1.000 kursi dewan pada pemilu lokal di bulan Mei. Sekitar 100 anggota parlemen Labour secara resmi menulis surat kepada Starmer, meminta ia mundur.
Keir Starmer. Source: XUsulan reformasi kesejahteraan memperbesar gesekan internal. Penunjukan Peter Mandelson sebagai duta besar untuk AS juga menambah masalah. Keterkaitannya dengan mendiang Jeffrey Epstein mendapat kritik tajam dari anggota parlemen dan semakin memperdalam perpecahan di kabinet.
Starmer membenarkan kabar ini lewat akun X pribadinya pada Senin pagi. Ia menyampaikan akan membuat jadwal kepergian dan memulai proses resmi pencarian pemimpin baru Labour.
Pada November 2025, Inggris melarang semua izin eksplorasi minyak dan gas Laut Utara yang baru. Hal ini membuat Inggris menjadi ekonomi terbesar yang mengambil langkah tersebut. Pendukung mengatakan langkah itu adalah bukti komitmen pada energi bersih. tapi, para pengkritik mengingatkan, kebijakan ini membuat Inggris rentan terhadap guncangan harga komoditas.
Konflik Iran yang terjadi pada awal 2026 membuat harga Brent melonjak dari sekitar US$73 per barel menjadi hampir US$114. Ofgem lalu mengonfirmasi kenaikan tagihan listrik rumah tangga sebesar 13% mulai Juli. Rata-rata tagihan tahunan naik dari £1.641 menjadi £1.862.
Laporan dari Smith School, Oxford menyebut produksi penuh Laut Utara hanya akan menurunkan tagihan sekitar £16 hingga £82 per tahun. Artinya, harga minyak selalu mengikuti harga global tanpa memandang asalnya.
Trump juga menyoroti kelemahan serupa pada Mei 2026, dengan menyebut kegagalan di bidang energi dan imigrasi. Unggahan Truth Social-nya pada 21 Juni semakin memperjelas nasib politik Starmer.
Sementara itu, Andy Burnham menang dalam pemilihan sela Makerfield pekan lalu dengan 54,8% suara dan kini jadi kandidat utama pengganti Starmer sebagai pemimpin Labour. Burnham secara terbuka mendukung aset kripto dan mengatakan kepada para pendiri Web3 bahwa ia ingin Manchester menjadi pusat sektor kripto.
Pendiriannya bertentangan dengan kebijakan Labour saat ini. Pemerintahan Starmer memberlakukan moratorium sumbangan kripto untuk partai politik pada Maret 2026. Pemilih kripto di Inggris akan terus mengamati bagaimana Burnham mengubah kebijakan tersebut jika ia terpilih sebagai pemimpin Labour.
Pasar prediksi bergerak tajam mengunggulkan Burnham. Guncangan minyak akibat konflik AS-Iran yang mempercepat pengunduran diri Starmer kini menjadi ujian fiskal besar pertama untuk siapapun pemimpin Labour berikutnya.