Kemenangan telak Andy Burnham dalam pemilihan sela memberikan jalan jelas bagi figur Partai Buruh yang paling ramah terhadap kripto tersebut untuk menantang Keir Starmer dalam kepemimpinan partai.
Wali Kota Greater Manchester itu akan segera dilantik menjadi anggota parlemen minggu ini, sehingga menghapus hambatan terakhir untuk mempertaruhkan diri sebagai kandidat ketua partai. Semangatnya terhadap Web3 nampak bertolak belakang dengan sikap Starmer yang baru-baru ini memperketat aturan soal aset kripto.
Burnham berhasil memenangkan kursi Makerfield pada 18 Juni dengan 54,8% suara. Ia mengalahkan Reform UK dengan selisih lebih dari 9.200 suara, dan tingkat partisipasi naik hampir mencapai 59%.
Biasanya, tingkat partisipasi pada pemilihan sela justru menurun, sehingga hasil ini benar-benar mencerminkan mandat pemilih yang nyata.
Ia dijadwalkan akan dilantik dalam beberapa hari ke depan. Di Polymarket, yaitu pasar prediksi yang settle dengan aset kripto, para trader sudah mempertaruhkan lebih dari US$11 juta untuk suksesi Partai Buruh dan menempatkan Burnham sebagai kandidat terkuat untuk memimpin partai.
Starmer menegaskan bahwa ia siap melawan tantangan apapun.
Laporan akhir pekan menyebutkan sang perdana menteri sedang mempertimbangkan masa depannya, meskipun kantornya membantah isu tentang kemungkinan segera mundur.
Para menteri kabinet, pimpinan serikat pekerja, dan para donatur partai pun sudah ikut dalam pembicaraan terkait waktu pergantian kepemimpinan.
Burnham termasuk satu dari sedikit tokoh senior Partai Buruh yang secara terbuka mendukung aset digital. Ia juga pernah mengatakan kepada sekitar 100 founder Web3 di acara Stand With Crypto bahwa ia sudah “bought in.”
Nada dukungan itu jelas berbeda dengan sikap partai di tingkat nasional. Pada bulan Maret, pemerintahan Starmer menerapkan moratorium terhadap donasi kripto untuk partai politik.
Ulasan independen Rycroft pernah memperingatkan bahwa anonimitas kripto bisa menjadi kedok bagi masuknya dana asing ke politik Inggris.
Meski demikian, dukungan Burnham bersifat regional dan pragmatis, lebih berfokus pada lapangan kerja di Manchester, bukan pada pasar kripto secara langsung.
Reform UK kini menjadi partai politik paling pro-kripto di Inggris, bahkan menjadi satu dari hanya tiga partai yang sepakat menerima donasi kripto.
Pemimpinnya yakni Nigel Farage, sendiri telah membeli Bitcoin (BTC) dan bahkan mengusulkan cadangan nasional.
Risiko politik sudah memengaruhi pasar obligasi. Yield obligasi pemerintah 10 tahun naik menjadi sekitar 4,8% pada Jumat.
Investor pun menimbang-nimbang kemungkinan pemerintah Burnham akan lebih bebas berutang dan membelanjakan anggaran. Nilai sterling pun ikut melemah.
Sementara untuk aset kripto, sinyalnya memang masih samar. Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$63.900, naik kurang dari 1% dalam sehari namun turun sekitar 17% dalam sebulan dan turun 38% dalam setahun.
Nilai tersebut jauh di bawah rekor tertinggi Oktober tahun lalu yakni hampir US$126.000, sehingga gejolak politik ini belum menunjukkan adanya aksi lindung nilai yang jelas.
Penilaian apapun juga sangat bergantung pada basis retail yang semakin menyusut. Kepemilikan aset kripto di antara orang dewasa Inggris turun jadi sekitar 8%, dari sebelumnya 12% pada tahun lalu, papar FCA.
Kepemimpinan Burnham mungkin masih bisa melunakkan sikap terhadap Web3 setelah setahun adanya aturan aset kripto Inggris yang lebih ketat, walaupun investor obligasi nampaknya lebih khawatir soal rencana pengeluarannya daripada pandangannya tentang aset digital.
Pelantikannya dan jadwal kepemimpinan apa pun minggu ini akan menentukan arah dalam waktu dekat. Pertanyaan utamanya untuk pemilih aset kripto yang makin sedikit adalah apakah sikap yang lebih ramah terhadap aset kripto bisa tetap bertahan di tengah tekanan fiskal di Inggris.

