Hsiao-Wei Wang telah mengundurkan diri sebagai co-executive director dan anggota dewan Ethereum Foundation (EF), efektif segera. Dia menjadi orang kedua yang meninggalkan posisi kepemimpinan tertinggi di tahun 2026.
Setelah menjalani cuti panjang, Wang mengatakan waktu luangnya membuat dia meninjau kembali prioritas hidupnya. Dia berencana tetap menjadi bagian dari ekosistem Ethereum (ETH) yang lebih luas dan akan terus berkontribusi bagi pertumbuhannya dari luar organisasi.
Wang bergabung dengan tim riset EF pada tahun 2017 dan naik menjadi co-executive director pada April 2025. Dia telah berkontribusi dalam berbagai upgrade protokol besar selama hampir satu dekade. Termasuk di antaranya adalah Beacon Chain, The Merge, Shapella, dan Dencun.
Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, menanggapi di X dan menyebut Wang sebagai kontributor setia di ekosistem selama satu dekade dengan foundation itu. Dia menuturkan bahwa Wang berhasil menjalankan peran kepemimpinan bersama foundation dengan terampil dan penuh kehormatan selama salah satu masa yang paling menantang.
Kepergiannya mengikuti jejak mantan co-executive director Tomasz Stańczak yang mundur pada akhir Februari. Setelah itu, Bastian Aue mengambil posisi sebagai co-director sementara. Ethereum Foundation memperkenalkan pengaturan kepemimpinan baru di awal tahun 2026 sebagai respons terhadap tekanan dari komunitas pengembang.
Pengunduran diri Wang menjadi bagian terbaru dari pola yang mulai sering terjadi. Setidaknya sudah delapan peneliti senior dan eksekutif yang meninggalkan EF sejak Januari. Akibatnya, gelombang pengunduran diri itu pun terus memicu pertanyaan soal tata kelola dan arah strategis EF.
Pertanyaan dari komunitas terkait kepemimpinan Ethereum Foundation pun semakin banyak sepanjang 2026. Para kritikus menyoroti kecepatan pengambilan keputusan protokol dan tidak terlihatnya arah jangka panjang. Untuk mengatasi tekanan tersebut, EF merombak tim inti mereka di awal tahun ini.
Sementara itu, foundation mencoba merespons dari berbagai sisi. Mereka mengumumkan restrukturisasi kepemimpinan yang lebih luas demi menyesuaikan diri dengan harapan komunitas. Terpisah dari itu, Vitalik juga menyampaikan adanya pengurangan pengaruh EF sebagai bagian dari dorongan menuju pengawasan yang lebih terdesentralisasi.
Namun, gelombang pengunduran diri tetap berlanjut. Kini EF memasuki masa transisi dengan struktur kepemimpinan eksekutif yang sepenuhnya baru.
Dalam pesan perpisahannya, Wang mengajak komunitas global untuk membawa Ethereum maju secara mandiri. Ia menutup pesannya dengan memberi semangat kepada pengembang dan kontributor di seluruh dunia agar mengambil peran penting bagi masa depan jaringan ini. Ia menggambarkan kepergiannya sebagai penyesuaian pribadi, bukan mundur dari ekosistem.
Apakah kepemimpinan yang telah direstrukturisasi mampu mengembalikan stabilitas internal masih menjadi tanda tanya. Jika terjadi pengunduran diri lanjutan, posisi organisasi di mata pengembang dan peneliti bisa terus diuji dalam beberapa bulan ke depan.
