Pengguna asal AS berkontribusi pada transaksi senilai US$11 miliar hingga US$34 miliar per tahun di pasar prediksi offshore, menurut studi baru dari Crane & Zeng Consulting yang dipesan oleh Coalition for Prediction Markets.
Perkiraan ini muncul saat Commodity Futures Trading Commission (CFTC) tengah menyusun kerangka regulasi dan Kongres menimbang batasan partisipasi.
Studi ini membahas platform offshore ternama: Polymarket, Opinion, Predict, Limitless, dan Myriad. Estimasi utama dalam laporan menyatakan sekitar 25% volume offshore yang terlacak, atau US$21,2 miliar, berasal dari trader AS.
Platform internasional Polymarket memblokir alamat internet AS. Untuk mengaksesnya dari AS, pengguna mesti memakai virtual private network (VPN), yang melanggar ketentuan platform tersebut.
Peneliti memperkirakan sekitar 30% dari volume tahunan Polymarket sebesar US$55,6 miliar berasal dari pengguna AS. Angka ini berkisar antara US$10,6 miliar hingga US$26,7 miliar.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Polymarket US dibuka pada Desember 2025 sebagai platform di bawah pengawasan CFTC. Layanan ini beroperasi sebagai designated contract market (DCM) dan derivatives clearing organization (DCO).
Perusahaan menghapus sistem antrean pengguna AS pada Mei 2026 dan kini telah melayani lebih dari 40 negara bagian. meskipun begitu, regulator negara bagian masih menggugat produk ini. Pengadilan Nevada mengeluarkan perintah sementara terhadap Polymarket. Selain itu, Minnesota mengesahkan larangan yang akan berlaku mulai Agustus 2026.
Laporan tersebut menyoroti bahwa trader AS kini dapat mengakses pasar prediksi secara legal melalui platform berlisensi CFTC seperti Kalshi. Namun, volume besar tetap mengalir ke platform offshore yang berada di luar pengawasan AS.
Walau begitu, platform yang diregulasi tumbuh lebih pesat. Volume mereka melonjak 866% dari 2024 ke 2025, sedangkan platform offshore hanya bertumbuh 179%. Volume bulanan Kalshi naik sekitar 22 kali lipat menjadi US$14,81 miliar pada April 2026, sementara volume Polymarket naik sekitar tujuh kali lipat menjadi US$9,01 miliar.
Analis memperkirakan sektor ini akan terus berkembang pesat. Pada April 2026, Bernstein memproyeksikan total volume bisa mendekati US$1 triliun pada 2030, atau tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 80%.
Mereka memperkirakan pendapatan industri naik dari US$0,4 miliar pada 2025 menjadi US$10,8 miliar di 2030. Laporan tersebut juga berpendapat bahwa regulasi yang lebih ketat pada platform yang diregulasi dapat memicu pertumbuhan lebih lanjut ke offshore, di luar jangkauan regulator AS.
Subscribe ke YouTube kami untuk menyaksikan wawasan ekspertis dari para pemimpin dan jurnalis
