Harga Ethereum (ETH) sempat naik hampir 2% hingga mendekati US$1.650 setelah bertahan di level support utama. Tapi, reli ini masih rapuh karena perilaku crypto whale kembali mengulang pola yang terjadi sebelum penurunan besar terakhir. Kenaikan kali ini terjadi setelah ETH anjlok tajam dari level tertinggi Mei.
Rebound saat ini memang terlihat agak bullish di permukaan. Di bawahnya, pola yang dilakukan crypto whale beberapa minggu lalu sepertinya terbentuk kembali.
Posisi crypto whale jadi peringatan utama, dan bahayanya ada pada pola, bukan di levelnya. Pasokan ETH milik crypto whale, di luar exchange, naik sejak 9 Juni, dari sekitar 124,75 juta menjadi 125,12 juta ETH. Gerakan ini terlihat seperti akumulasi bertahap.
Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.
Tapi justru tidak konsisten. Pola ambil-lepas tidak stabil ini juga terjadi antara 20-28 Mei, saat pasokan terlihat naik padahal sebenarnya cuma berputar-putar di kisaran sama.
Berikutnya, muncul peringatan. Whale mulai mengurangi kepemilikan pada 28 Mei dan menjual terus hingga 30 Mei. Harga kemudian breakdown tajam sejak 31 Mei tanpa ada rebound. Pola dari 9 sampai 11 Juni ini persis mirip dengan skenario tersebut.
Rebound berdasarkan pola seperti ini tidak punya pondasi kuat. Berikutnya, satu metrik arus menunjukkan apakah holder jangka panjang mulai ambil risiko lebih tinggi.
Holder jangka panjang pun tidak turun tangan. Perubahan posisi bersih holder ETH (net position change) pun berbalik negatif di awal Juni setelah berbulan-bulan akumulasi. Kelompok ini biasa menyimpan ETH minimal 155 hari.
Kondisi ini memperkuat sinyal dari crypto whale.
Pembelian oleh holder sempat mendominasi mulai akhir Februari hingga Mei, di mana mereka menambah pasokan. Ketika berubah, artinya kelompok yang sama kini mulai jualan di saat harga turun.
Kedua sinyal ini saling menopang dalam cara yang mengkhawatirkan. Crypto whale menunjukkan pola lemah yang sama seperti sebelum breakdown terakhir, dan holder juga mulai aktif menjual.
Kombinasi itu mencerminkan pesimisme serius, bukan cuma penurunan sesaat. Satu kelompok tidak stabil dan yang lain justru keluar, sehingga rebound ETH nyaris tanpa penopang. Arus smart-money juga memperkuat kehati-hatian.
Smart Money Index memperjelas divergensi yang terjadi. Indeks ini melacak bagaimana trader ETH yang dianggap punya informasi (smart money) memposisikan diri jelang penutupan trading harian dibanding pembukaan, dengan garis menurun menandakan smart-money sedang menjual.
Pada Juni, pembacaan indeks ini turun tajam, bertepatan dengan momen harga ETH jatuh. Kini indeks tersebut berada di bawah garis sinyalnya. Artinya, meski harga ETH sempat rebound dari titik terendah, smart-money justru terus melepas aset.
Koreksi harga ETH dari puncak US$2.424 ke titik bawah US$1.503 juga menyerupai batang pada pola bearish pole-and-flag.
Jika pola ini berlanjut, grafik harga akan memperlihatkan seberapa jauh ETH bisa bergerak di dalam flag tersebut.
ETH sempat turun 38% dari puncak Mei sebelum menemukan support di US$1.503 lalu membentuk recovery bentuk V ke channel naik. Harga ETH saat ini ada di sekitar US$1.650, berupaya mendekati channel naik tadi.
Skenario bullish butuh breakout jelas di atas US$1.717, yaitu level yang jadi batas atas area recovery. Jika berhasil, channel akan membuka jalan kembali ke puncak US$2.424 yang hilang di bulan Mei.
Skenario bearish punya beban lebih berat dan dipengaruhi data arus. Jika harga harian ETH tutup di bawah US$1.600, rebound dianggap invalid dan ETH bisa turun ke tangga Fibonacci di US$1.365, lalu US$1.256 dan US$1.147. Level-level ini juga sesuai dengan prediksi harga ETH menurut Claude Fable 5.
Fibonacci retracement menandai ukuran koreksi proporsional dari swing sebelumnya. Jika breakdown penuh terjadi, ETH berpotensi anjlok sampai US$992—level yang belum disentuh ETH sejak bear market 2022, tepatnya Juni 2022.
Pola ini memiliki catatan penting. Pola V-recovery dan channel memang pola bullish, namun pola whale yang berulang, keluarnya holder lama, serta turunnya Smart Money Index mengindikasikan bahwa pantulan harga ini hanya sekadar relief bounce dalam tren turun, bukan sebuah reversal.
Level US$1.600 jadi batas antara pemulihan berbasis channel menuju US$2.424 atau penurunan berbasis arus menuju US$992.
