FBI meluncurkan Operasi Riptide selama 60 hari yang menargetkan infrastruktur kejahatan siber, seiring kerugian penipuan di AS mencapai USD20 miliar dan penipuaFBI meluncurkan Operasi Riptide selama 60 hari yang menargetkan infrastruktur kejahatan siber, seiring kerugian penipuan di AS mencapai USD20 miliar dan penipua

FBI Luncurkan Operasi Riptide untuk Menggagalkan Jaringan Kejahatan Siber Senilai US$20 Miliar

2026/06/10 21:30
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di crypto.news@mexc.com

FBI Meluncurkan Operasi Riptide, sebuah serangan terkoordinasi selama 60 hari yang menargetkan infrastruktur, komunikasi, dan jaringan keuangan di balik kejahatan dunia maya global.

Warga Amerika melaporkan lebih dari 1 juta pengaduan tahun lalu, dengan kerugian lebih dari US$20 miliar akibat penipuan online. Angka tersebut naik 26% hanya dalam satu tahun.

Perubahan dari Reaksi ke Gangguan

Seluruh 56 kantor lapangan FBI dan atase penegak hukum global memimpin operasi ini. Riptide menargetkan jaringan hosting, platform pesan terenkripsi, dan saluran pencucian aset kripto yang biasa digunakan penjahat siber bersama-sama.

Tujuannya, agar kejahatan tidak semakin meluas, mereka ingin menimbulkan kerugian nyata bagi pelaku lebih awal.

Kampanye ini menerapkan Perintah Eksekutif 14390 dan Strategi Siber Nasional dari pemerintahan Trump. Agen FBI telah melakukan penggeledahan, memperoleh dakwaan, melakukan penangkapan di seluruh dunia, dan menyita jutaan aset kripto.

Waktu Piala Dunia Meningkatkan Tingkat Ancaman

Operasi Riptide mulai dijalankan menjelang Piala Dunia FIFA 2026, yang dianggap analis penipuan sebagai periode berisiko tinggi. Penipuan tiket bola tahun ini naik 36%, dengan pelaku menawarkan tiket palsu dan token crypto fans fiktif ke supporter di seluruh dunia.

FCA di Inggris pernah memperingatkan bahwa sponsorship crypto di Premier Leagueberisiko membuat fans ritel terpapar promosi yang menyesatkan. Modus penipuan serupa pun cepat menyebar saat adanya event olahraga global besar.

Strategi Penindakan Global FBI

Riptide merupakan lanjutan dari serangkaian aksi FBI baru-baru ini. Penurunan jaringan phishing secara bersama dengan pihak berwenang Indonesia membongkar sindikat penipuan yang menyebabkan kerugian US$20 juta dan 17.000 korban.

Putusan kasus Ponzi crypto Ohio juga menunjukkan luasnya proses hukum federal yang berjalan di pengadilan.

Pihak berwenang AS juga menyita lebih dari US$15 miliar bitcoin dari jaringan penipuan kripto asal Kamboja tahun lalu. Kasus ini menjadi rekor baru dalam penyitaan aset kripto skala besar.

Kerugian akibat penipuan terus melonjak, sementara Piala Dunia akan membuat jutaan orang terhubung secara online secara bersamaan. Apakah langkah gangguan ofensif ini mampu mengalahkan ancaman, jawabannya akan terlihat dalam beberapa minggu ke depan.

Prediksi, Dagang, & Raih Hadiah

Prediksi, Dagang, & Raih HadiahPrediksi, Dagang, & Raih Hadiah

Kumpulan hadiah $500.000, hadiah terjamin

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi crypto.news@mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Saham (Beta) Kini Tersedia

Saham (Beta) Kini TersediaSaham (Beta) Kini Tersedia

Dagang ekuitas AS riil via broker teregulasi