Harga Solana (SOL) kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah berhasil mencatat kenaikan lebih dari 2% dalam perdagangan 24 jam terakhir.
Berdasarkan data pasar terbaru Tokocrypto pada Selasa (9/6), SOL diperdagangkan di kisaran US$66,82 per token dengan penguatan harian sekitar 2,63%.
Kenaikan ini menjadi angin segar bagi investor setelah Solana mengalami tekanan cukup berat dalam beberapa pekan terakhir.
Meski berhasil kembali mendekati level psikologis US$67, tren jangka menengah masih menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya pulih dari koreksi besar yang melanda sektor aset digital.
Saat ini, pelaku pasar mulai mencermati apakah penguatan yang terjadi merupakan awal dari fase pemulihan yang lebih kuat atau hanya sekadar relief rally di tengah tren yang masih rapuh.
Baca Juga: Digendong Bitcoin, Harga Solana Menguat ke $85,60
Pergerakan harga Solana dalam 24 jam terakhir memperlihatkan dominasi buyer yang mulai kembali masuk ke pasar.
SOL sempat menyentuh titik terendah harian di US$65,02 sebelum bergerak naik hingga mencapai level tertinggi intraday di US$67,97.
Rentang pergerakan hampir US$3 dalam sehari menunjukkan bahwa volatilitas masih cukup tinggi.
Namun, kemampuan harga untuk bertahan di atas area US$66 menjadi sinyal positif bagi investor yang menunggu konfirmasi pemulihan.
Kenaikan sebesar sekitar US$1,71 dalam sehari menunjukkan adanya peningkatan minat beli setelah sebelumnya pasar berada dalam tekanan yang cukup kuat.
Bahkan dalam satu jam terakhir, SOL masih mencatat penguatan sekitar 1,43%, menandakan momentum jangka pendek masih relatif positif.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 9 Juni 2026. Sumber: Tokocrypto.
Meski bergerak menguat dalam sehari terakhir, performa Solana dalam timeframe yang lebih panjang masih menunjukkan tekanan yang signifikan.
Dalam tujuh hari terakhir, harga SOL masih terkoreksi sekitar 16,58%. Koreksi ini mencerminkan tingginya tekanan jual yang terjadi selama periode volatilitas pasar kripto beberapa waktu terakhir.
Sementara itu, dalam 30 hari terakhir Solana telah kehilangan sekitar 28,20% dari nilainya. Bahkan dalam rentang 60 hari dan 90 hari, koreksi masing-masing mencapai 19,47% dan 22,41%.
Data tersebut menunjukkan bahwa penguatan harian saat ini belum cukup untuk membalikkan tren jangka menengah. Investor masih membutuhkan konfirmasi tambahan berupa kenaikan yang berkelanjutan dan volume perdagangan yang konsisten.
Meskipun mengalami koreksi cukup dalam dalam beberapa bulan terakhir, Solana masih mempertahankan statusnya sebagai salah satu aset kripto terbesar di dunia.
Kapitalisasi pasar SOL saat ini berada di kisaran US$38,84 miliar, menempatkannya di peringkat ketujuh aset kripto terbesar berdasarkan market cap.
Aktivitas perdagangan juga tetap tinggi dengan volume transaksi harian mencapai sekitar US$2,89 miliar. Tingginya volume ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap Solana masih cukup kuat meskipun pasar sedang berada dalam fase ketidakpastian.
Jumlah suplai beredar saat ini mencapai sekitar 579,42 juta SOL, sementara kapitalisasi pasar terdilusi penuh atau fully diluted valuation (FDV) berada di kisaran US$42,10 miliar.
Angka-angka tersebut mencerminkan bahwa Solana masih memiliki basis investor yang besar dan ekosistem yang aktif dibanding banyak proyek kripto lainnya.
Secara teknikal, area US$68 hingga US$70 kini menjadi zona resistance yang cukup penting bagi pergerakan Solana.
Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas area tersebut, peluang untuk memperpanjang pemulihan menuju level yang lebih tinggi akan semakin terbuka.
Sebaliknya, jika momentum beli mulai melemah, area support di sekitar US$65 akan menjadi pertahanan utama yang perlu dijaga agar tidak memicu gelombang koreksi baru.
Dalam kondisi pasar yang masih sensitif terhadap sentimen makro dan pergerakan Bitcoin, arah Solana dalam beberapa hari ke depan kemungkinan besar masih akan dipengaruhi oleh kondisi pasar kripto secara keseluruhan.
Baca Juga: Harga Solana Turun ke $85, Pasar Masih Menanti Momentum Baru
Analisa harga SOL hari ini menunjukkan Solana berhasil mencatat kenaikan sekitar 2,63% dan kembali bergerak di area US$67. Rebound ini memberikan optimisme bahwa tekanan jual mulai mereda setelah koreksi tajam yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Namun demikian, performa mingguan dan bulanan yang masih berada di zona merah mengindikasikan bahwa tren pemulihan belum sepenuhnya terkonfirmasi.
Sengan volume perdagangan yang tetap tinggi dan kapitalisasi pasar mendekati US$39 miliar, Solana masih menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan investor saat pasar kripto berupaya bangkit dari tekanan.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Harga Solana Naik 2,6% ke US$67, Sinyal Rebound appeared first on Tokocrypto News.
