Peneliti kripto SMQKE telah menarik perhatian pada kutipan yang disorot dari sebuah publikasi yang membahas peran struktural Ripple dan XRP.
Postingan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan infrastruktur pembayaran Ripple terkait langsung dengan nilai XRP, berdasarkan deskripsi terdokumentasi tentang cara kerja sistem tersebut.
SMQKE menyoroti bagian kunci dari teks tersebut, menyatakan bahwa model bisnis Ripple mencakup mendorong lembaga keuangan untuk mengadopsi sistem penyelesaian transaksinya sekaligus XRP.
Kutipan tersebut menjelaskan bahwa XRP tidak berfungsi seperti instrumen ekuitas tradisional, karena tidak memberikan hak berbagi keuntungan atau klaim atas pendapatan kepada pemegangnya. Sebaliknya, ia menjalankan peran fungsional dalam jaringan itu sendiri.
Peneliti tersebut menekankan bahwa XRP merupakan bagian integral dalam mengeksekusi transaksi di jaringan penyelesaian Ripple. Menurut materi yang disorot, fungsionalitas penuh sistem bergantung pada token tersebut, memperkuat argumen bahwa XRP bukan opsional dalam kerangka yang dimaksud, melainkan diperlukan untuk operasionalnya.
Postingan tersebut menyoroti klaim spesifik bahwa XRP seharusnya meningkat nilainya seiring berkembangnya jaringan Ripple. Klaim ini disajikan sebagai hasil langsung dari permintaan utilitas. Penalaran yang diberikan dalam teks menunjukkan bahwa karena sistem membutuhkan XRP untuk eksekusi transaksi, peningkatan adopsi infrastruktur Ripple secara alami akan meningkatkan permintaan terhadap aset tersebut.
SMQKE menyajikan poin ini sebagai bukti terdokumentasi yang didukung oleh pandangan yang dipegang luas di kalangan pengamat aset digital bahwa proposisi nilai XRP terkait dengan penggunaan nyata dalam sistem keuangan. Kutipan tersebut juga mengkarakterisasi XRP sebagai komponen esensial dari jaringan, bukan sekadar tambahan spekulatif.
Selain itu, teks tersebut menyamakan XRP dengan mekanisme lisensi, menyatakan bahwa memegang token tersebut secara efektif memberikan kemampuan untuk memanfaatkan sistem transaksi Ripple.
Sebuah respons terhadap postingan tersebut memperluas diskusi dengan membahas perbandingan dengan RLUSD, stablecoin yang didukung dolar AS milik Ripple. Komentator tersebut berpendapat bahwa stablecoin secara inheren dibatasi oleh dukungan satu banding satu dengan mata uang fiat, yang membatasi total pasokannya.
Sebaliknya, XRP digambarkan memiliki sifat elastis yang memungkinkannya berkembang sesuai permintaan global, bukan terbatas pada basis moneter yang tetap. Komentar tersebut juga menegaskan bahwa desain XRP memungkinkannya mendukung transfer nilai melampaui batas ekonomi nasional mana pun.
Diskusi keseluruhan yang disajikan dalam postingan SMQKE dan balasannya berpusat pada kebutuhan struktural XRP dalam sistem Ripple. Dengan menyoroti materi terdokumentasi, postingan tersebut memperkuat gagasan bahwa utilitas XRP terkait langsung dengan adopsi dan perluasan jaringan pembayaran dan penyelesaian Ripple.
Disclaimer: Konten ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai saran keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini dapat mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca disarankan untuk melakukan penelitian menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Setiap tindakan yang diambil oleh pembaca sepenuhnya merupakan risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.
Ikuti kami di X, Facebook, Telegram, dan Google News
Postingan Inilah Alasan Ripple Mendorong Lembaga Keuangan untuk Mengadopsi XRP pertama kali muncul di Times Tabloid.

