Saham NuScale Power (SMR) naik lebih dari 10% pada 30 April 2026, didorong oleh optimisme yang meluas di seluruh industri energi nuklir setelah Amazon mengungkapkan tiga kemitraan strategis yang mendukung pengembangan reaktor modular kecil — yang menonjol dengan komitmen senilai $500 juta kepada pesaing X-energy.
NuScale Power Corporation, SMR
Pengumuman Amazon tidak menyertakan NuScale di antara mitra yang dipilihnya. Namun saham tetap mengalami reli.
Reaksi ini banyak mengungkapkan sentimen investor di pasar SMR. Ketika raksasa teknologi berkomitmen ratusan juta dolar untuk infrastruktur energi bersih, setiap perusahaan dalam ekosistem tersebut ikut merasakan manfaatnya. Para pelaku pasar berbondong-bondong masuk ke saham-saham terkait nuklir.
Short squeeze memperbesar keuntungan. NuScale telah menarik minat short yang signifikan, dan seiring naiknya harga saham, para trader yang pesimis bergegas keluar dari posisi bearish mereka. Pembelian paksa ini menciptakan momentum naik tambahan.
Dengan kapitalisasi pasar sekitar $3,88 miliar, NuScale menempati posisi yang menarik. Pesaing Oklo — pengembang SMR khusus lainnya — memiliki valuasi hampir tiga kali lipat ukuran tersebut. Sebelum lonjakan hari Rabu, saham NuScale telah turun lebih dari 20% sejak awal tahun.
Yang membedakan NuScale dari para pesaing: perusahaan ini berdiri sendiri sebagai satu-satunya perusahaan Amerika yang memiliki sertifikasi Nuclear Regulatory Commission untuk teknologi SMR-nya. Mendapatkan persetujuan regulasi ini membutuhkan bertahun-tahun upaya dan tidak dapat ditiru dengan cepat. Dalam industri yang masih membangun kredibilitas, pencapaian ini memiliki bobot yang signifikan.
Namun, riset Bank of America menunjukkan bahwa penerapan SMR secara besar-besaran tidak akan terwujud hingga 2030 atau lebih lambat, berpotensi meluas hingga 2035. Meski teknologi dasarnya sudah ada, pasar komersial masih belum berkembang.
Model bisnis NuScale menekankan instalasi skala utilitas. Hal ini membedakan perusahaan dari Oklo, yang mengejar penerapan yang lebih kecil dan disesuaikan — seperti sistem daya khusus untuk fasilitas pusat data individual. Kedua pendekatan memiliki kelebihan masing-masing. Tidak satu pun yang telah mencapai validasi skala besar.
Bank of America memperkirakan peluang sektor nuklir yang lebih luas dapat mencapai sekitar $10 triliun selama tiga dekade. Dalam lanskap tersebut, riset menunjukkan segmen SMR secara khusus dapat mewakili $1,5 triliun. Bahkan menangkap sebagian kecil saja sudah akan menghasilkan imbal hasil yang substansial relatif terhadap valuasi NuScale saat ini.
Seorang pengamat pasar mencatat: apresiasi 2.000% dari level saat ini pun masih akan meninggalkan kapitalisasi pasar NuScale di bawah $100 miliar.
Namun keuntungan luar biasa seperti itu membutuhkan eksekusi sempurna di berbagai lini — ekspansi berkelanjutan dalam kebutuhan pusat data AI, energi nuklir merebut pangsa pasar yang berarti dari permintaan tersebut, teknologi SMR mencapai keberhasilan komersial di dunia nyata, dan desain berbasis utilitas NuScale muncul sebagai standar industri. Ini merupakan serangkaian kontingensi yang cukup besar.
Aktivitas perdagangan harian SMR rata-rata sekitar 27 juta saham, menunjukkan perhatian pasar yang intens pada ekuitas ini. Indikator teknis memasuki pekan ini menunjukkan momentum bearish, membuat lonjakan hari Rabu menjadi sangat patut diperhatikan.
Meski ada lonjakan baru-baru ini, kinerja NuScale sejak awal tahun tetap negatif, dengan saham masih turun sekitar 20% hingga sesi penutupan April.
The post NuScale Power (SMR) Stock Soars 10% as Amazon Commits $500M to Small Modular Reactors appeared first on Blockonomi.


