Cryptoharian – Solana kembali menghadapi tekanan bearish setelah gagal mempertahankan momentum kenaikan di area resisten utama.
Saat ini, SOL diperdagangkan di sekitar US$ 83 dengan struktur market yang mulai menunjukkan pelemahan jangka pendek.
Beberapa analis kripto ini memperingatkan potensi penurunan lebih dalam apabila support penting gagal dipertahankan.
Analis Crypto Tony menyoroti bahwa struktur jangka pendek Solana mulai terlihat rapuh setelah harga terus membentuk lower highs.
Menurutnya, area US$ 85 hingga US$ 88 kini menjadi resistance kuat yang sulit ditembus bulls.
Penolakan sebelumnya di dekat level US$ 90 semakin memperlihatkan dominasi seller di market.
Saat ini, SOL masih bertahan tipis di atas support penting US$ 80.
Namun jika level tersebut jebol, tekanan jual berpotensi mendorong harga turun menuju US$ 75 bahkan US$ 70.
Head and Shoulders Perkuat Sinyal Bearish
Sementara itu, analis Mister Crypto menilai Solana sedang membentuk pola Head and Shoulder pada timeframe besar.
Pola ini biasanya dianggap sebagai sinyal pembalikan arah bearish.
Menurutnya, neckline utama berada di area US$ 110 hingga US$ 120 yang sebelumnya sempat menjadi support kuat.
Karena harga kini sudah breakdown dari zona tersebut, area itu diperkirakan berubah menjadi resisten besar.
Jika nantinya terjadi retest dan gagal breakout kembali di atas US$ 120, maka peluang penurunan lanjutan akan semakin besar.
Beberapa target downside yang disebutkan berada di area US$ 80 hingga US$ 60.
Baca Juga: AI Kini Bisa Beli dan Jual Kripto Tanpa Campur Tangan Manusia
Zona US$ 80 Jadi Area Penting bagi Buyer
Di sisi lain, analis Crypto Patel masih peluang akumulasi jangka panjang untuk Solana.
Ia menjelaskan bahwa SOL kini berada dalam fase konsolidasi besar setelah keluar dari tren turun sebelumnya.
Menurutnya, area US$ 80 saat ini menjadi support Fibonacci penting yang bisa menjadi titik pertahanan buyer.
Jika tekanan jual berlanjut, zona demand berikutnya berada di kisaran US$ 70 hingga US$ 50.
Patel menilai area tersebut berpotensi menjadi liquidity sweep sebelum market membentuk ekspansi bullish baru.
Potensi Jangka Panjang Solana Masih Besar
Meski kondisi jangka pendek masih lemah, sebagian analis tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang Solana.
Beberapa proyeksi bahkan menyebut SOL berpotensi kembali menuju US$ 500 hingga US$ 1.000 dalam siklus market berikutnya.
Namun untuk mengaktifkan kembali skenario bullish, Solana perlu merebut kembali level psikologis US$ 100 dan mempertahankannya sebagai support.
Selama itu belum terjadi, market masih cenderung berada dalam tekanan bearish dengan risiko volatilitas tinggi.


