Analis Bitcoin Tandai 'Disbelief Rally' saat Harga Mencapai $77.497
Tony Kim 26 Apr 2026 06:22
Bitcoin naik 13% di bulan April, diperdagangkan di $77.497 saat para analis memperdebatkan apakah reli ini menandakan pemulihan atau merupakan pendahulu penurunan lebih lanjut.
Bitcoin (BTC) telah naik 13% sejak awal April 2026, diperdagangkan di $77.497,14 per 26 April, menurut CoinMarketCap. Namun, para analis masih terbagi pendapat apakah reli ini menandakan pemulihan yang berkelanjutan atau fase 'disbelief' yang mendahului penurunan lebih lanjut.
Analis Bitcoin Matthew Hyland berpendapat bahwa sentimen yang lesu di sekitar lonjakan harga ini menunjukkan skeptisisme yang meluas. "Tampaknya tidak ada banyak euforia atau ketertarikan; banyak yang hanya memproyeksikannya sesuai bias mereka," catat Hyland dalam sebuah postingan terbaru di X (sebelumnya Twitter). Ia percaya konsensus pasar masih memperkirakan Bitcoin akan turun lebih jauh, kemungkinan mencapai titik terendah pada Oktober 2026.
Skeptisisme Pasar di Tengah Aksi Harga yang Positif
Meskipun BTC telah pulih dari titik terendah Februari 2026 di sekitar $60.000, banyak trader tetap berhati-hati. Trader veteran Peter Brandt menyarankan Bitcoin bisa membentuk "titik terendah yang layak diinvestasikan" akhir tahun ini, kemungkinan menembus di bawah level Februari. Di sisi bullish, Michael van de Poppe, pendiri MN Trading Capital, menyatakan bahwa jika Bitcoin menembus $86.000 dalam beberapa bulan ke depan, hal itu akan mengkonfirmasi bahwa titik terendah yang signifikan sudah terbentuk. Ia menambahkan, "Saya sudah memperkirakan titik terendah telah tercapai dengan persentase yang lebih besar."
Minat institusional menambah lapisan kompleksitas lainnya. Strategy Inc. baru-baru ini membeli Bitcoin senilai $2,54 miliar, menandai pembelian tunggal terbesar sejak akhir 2024. Demikian pula, Metaplanet menerbitkan obligasi tanpa bunga senilai $50 juta untuk mendanai akuisisi BTC baru, menandakan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap proposisi nilai jangka panjang Bitcoin.
Konteks Historis dan Prospek Teknikal
Harga Bitcoin saat ini sebesar $77.497,14 mencerminkan pemulihan signifikan dari level April 2023 sebesar $28.466,20. Pertumbuhan ini didukung oleh perkembangan kunci seperti persetujuan ETF Bitcoin spot pada 2024 dan peningkatan adopsi institusional. Namun, BTC masih berada 39% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa sebesar $126.100, yang dicapai pada Oktober 2025.
Sinyal teknikal bercampur. Sementara beberapa pihak melihat reli terbaru sebagai tanda kekuatan yang terbarukan, pihak lain menunjukkan bahwa titik terendah pasar jarang terbentuk ketika konsensus memprediksinya. Platform sentimen kripto Santiment mencatat, "Titik terendah pasar yang sesungguhnya jarang terjadi saat publik dengan yakin menyebut titik terendah tersebut." Sebaliknya, titik terendah cenderung terbentuk selama periode pesimisme yang maksimal.
Apa Selanjutnya untuk Bitcoin?
Bulan-bulan mendatang akan menjadi krusial bagi Bitcoin. Jika harga menembus $86.000, hal itu bisa menggeser sentimen pasar yang lebih luas ke arah pandangan yang lebih bullish. Untuk saat ini, para trader memantau aktivitas institusional dan perkembangan makroekonomi dengan cermat. Dengan penutupan bulanan April Bitcoin yang diperkirakan menjadi yang terkuat sejak Q4 2024, optimisme mungkin perlahan-lahan kembali memasuki pasar.
Bagi mereka yang berada di industri ini, pertanyaannya tetap: Apakah reli ini merupakan awal dari tren naik baru, atau sekadar ketenangan sebelum koreksi berikutnya?
Sumber gambar: Shutterstock- bitcoin
- btc
- analisis kripto
- tren pasar





