JPG Store, marketplace NFT Cardano (ADA) terbesar, mengumumkan akan menutup layanan secara permanen pada 23 Mei 2026, bersama dengan platform Comet miliknya.
Tim JPG Store menyebutkan tidak lagi beroperasi secara berkelanjutan sebagai alasan utama penutupan. JPG Store sudah melayani ekosistem Cardano sejak 2021, memfasilitasi perdagangan NFT untuk ribuan pengguna.
Penutupan JPG Store akan dilakukan dalam dua tahap. Mode pembatasan sudah dimulai sejak 23 April, sehingga pengguna tidak bisa membuat listing baru, penawaran, pinjaman, maupun minting. Tapi, pengguna tetap bisa membeli listing yang masih ada, membatalkan pesanan aktif, dan melunasi pinjaman selama periode ini.
Nantinya, pada 23 Mei, situs JPG Store akan dialihkan ke halaman pengumuman penutupan. Setelah itu, seluruh fungsi marketplace akan berhenti sepenuhnya.
Bagi pengguna yang menyimpan NFT di wallet self-custody, tidak perlu melakukan apa pun. Aset tetap bisa diakses sepenuhnya melalui platform lain yang mengakses smart contract JPG Store atau memakai Cardano CLI.
Namun, pengguna yang memakai wallet dengan login sosial wajib memigrasikan aset ke wallet Web3 standar seperti Lace, Eternl, atau Flint dalam waktu 30 hari.
Bagi yang masih memiliki listing aktif, penawaran tertunda, atau pinjaman terbuka, sebaiknya segera batalkan atau selesaikan posisi tersebut sebelum tenggat waktu.
Aset yang tersisa di smart contract setelah penutupan tetap akan ada di chain. Tapi, untuk mengakses atau mengambilnya lagi, kamu membutuhkan kemampuan teknis atau bantuan alat pihak ketiga.
Penutupan JPG Store menambah daftar marketplace NFT yang gulung tikar dalam beberapa bulan terakhir. Nifty Gateway milik Gemini juga ditutup pada Februari 2026.
Immutable juga menghentikan marketplace NFT mereka di tengah menurunnya volume perdagangan di sektor ini.
Pihak tim sudah membagikan repository kontrak open-source dan alamat smart contract untuk mendukung pengembangan komunitas Cardano yang masih berjalan.

