Sementara para pengamat pasar sering memperhatikan harga token, kisah nyata saat ini sedang terjadi di balik layar XRP Ledger.
Minat institusional terhadap XRP Spot ETF terus meningkat, dengan lebih dari $65 juta dana baru yang masuk ke ruang ini.
Lonjakan investasi profesional ini bertepatan dengan lonjakan besar dalam penggunaan jaringan. Transaksi harian di ledger telah melonjak hingga hampir 3 juta. Angka itu tiga kali lipat volume yang terlihat setahun lalu.
Data menunjukkan bahwa XRP Ledger menangani lebih dari sekadar transfer sederhana. Komoditas yang ditokenisasi telah melampaui tonggak $1 miliar di jaringan ini. Pada saat yang sama, stablecoin milik Ripple sendiri, RLUSD, telah mencapai kapitalisasi pasar $1 miliar.
Peningkatan utilitas ini mengubah cara orang memandang blockchain. Beberapa tokoh pasar, seperti pendiri Cardano Charles Hoskinson, masih mengungkapkan kekhawatiran tentang cara Ripple mendanai pekerjaannya dengan menjual token dari pasokannya sendiri. Namun, jaringan itu sendiri lebih sibuk dari sebelumnya.
Laporan mengindikasikan bahwa Ripple baru-baru ini memindahkan 75 juta XRP antara 20 April dan 21 April. Jumlah ini bernilai sekitar $107 juta. Pergerakan tersebut bukan merupakan transaksi tunggal. Sebaliknya, itu adalah proses multi-langkah.
Pertama, Ripple memindahkan 50 juta token ke dompet internal. Dari sana, dana tersebut bergerak melalui serangkaian alamat. Satu alamat tertentu membagi 75 juta XRP menjadi lima tumpukan terpisah. Setiap tumpukan berisi 15 juta token.
Jalur token-token ini berakhir di berbagai tujuan. Berdasarkan laporan, 50 juta XRP mencapai dompet Coinbase. 25 juta lainnya tetap berada di alamat pribadi. Jenis pergerakan ini sering membuat para trader khawatir akan penurunan harga.
Biasanya, mengirim token ke bursa berarti seseorang bersiap untuk menjual. Meskipun sejumlah besar uang bergerak, harga XRP tidak anjlok.
XRP sebenarnya telah mempertahankan posisinya dengan cukup baik. Token ini diperdagangkan antara $1,43 dan $1,44. Dalam tujuh hari terakhir, harganya naik sekitar 8%. Kinerja ini lebih baik dari Bitcoin atau Ether dalam periode yang sama.
Para analis menyarankan bahwa transfer 75 juta XRP tersebut mungkin untuk manajemen likuiditas. Karena perusahaan investasi besar membeli ETF, mereka membutuhkan pasokan token yang stabil untuk diperdagangkan.
Ripple mungkin memindahkan dana ini untuk memastikan pasar memiliki kedalaman yang cukup untuk menangani permintaan tersebut.
Gambar unggulan dari Unsplash, grafik dari TradingView


