Hyperbridge telah merevisi kerugian akibat eksploitasi pada 13 April menjadi sekitar US$2,5 juta. Jumlah ini sekitar 10 kali lipat dari perkiraan awal, yaitu US$237.000.
Tim mengumumkan angka baru tersebut dalam update pasca-insiden pada 16 April. Revisi ini menambahkan kerugian dari pool insentif terkait, serta mencerminkan hasil kerja forensik di empat chain EVM.
Berdasarkan laporan awal, seorang pelaku mencetak 1 miliar token DOT yang dijembatani lalu mencairkan seluruh jumlah tersebut dalam satu transaksi, menghasilkan 108,2 ETH (sekitar US$237.000).
Namun, tim menyampaikan bahwa angka tersebut belum mencerminkan kondisi secara keseluruhan.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time
Analisis juga menjelaskan urutan peristiwa yang menyebabkan terjadinya pelanggaran tersebut. Apa yang terlihat seperti satu eksploitasi tunggal, ternyata terdiri dari dua peristiwa yang saling berkaitan dan terjadi dengan jeda waktu sekitar satu jam.
Pada awalnya, pelaku berhasil menarik sekitar 245 ETH dari kontrak Token Gateway. Sekitar satu jam kemudian, mereka melakukan minting ilegal sejumlah hampir 1 miliar token DOT yang dijembatani.
Selanjutnya, token-token tersebut langsung dijual ke likuiditas yang ada di berbagai decentralized exchange.
Tim menegaskan bahwa eksploitasi tetap terbatas pada Token Gateway dan kontrak token yang dijembatani di jaringan EVM yang terdampak.
Blog tersebut mengungkapkan bahwa sebagian besar dana yang dicuri telah berhasil ditelusuri ke Binance. Hyperbridge menyampaikan bahwa mereka sedang bekerja sama dengan tim kepatuhan exchange tersebut dan penegak hukum untuk membekukan aset. Tim memberi peringatan bahwa pemulihan yang berarti bisa memerlukan waktu berbulan-bulan hingga satu tahun.
Jika pemulihan tidak berhasil sepenuhnya, pengguna yang terdampak akan menerima kompensasi dalam bentuk token BRIDGE, yaitu native token dari jaringan Hyperbridge. Mekanisme kompensasi dan jadwal pencairannya akan diumumkan pada 13 April 2027, tepat satu tahun setelah insiden eksploitasi.
Tim juga menambahkan bahwa Token Gateway tetap dihentikan sementara dan tidak akan beroperasi kembali sampai celah keamanan benar-benar ditambal, perbaikannya diaudit pihak independen dengan hasil audit dipublikasikan, dan langkah pengamanan tambahan sudah diterapkan serta berjalan sempurna. Beberapa bulan ke depan akan menjadi ujian apakah Hyperbridge dapat memulihkan bagian dana yang telah dicuri.


