Hyperliquid (HYPE) memperpanjang reli harga hingga ke level tertinggi dalam empat bulan terakhir. Altcoin ini naik ke US$44,99 pada awal perdagangan Asia, posisi terkuatnya sejak 7 November 2025.
Pada waktu publikasi, HYPE diperdagangkan di US$44,79, naik lebih dari 7% dalam 24 jam terakhir.
Pergerakan ini terjadi di tengah reli pasar secara luas, di mana kapitalisasi pasar total melonjak lebih dari 4% dalam 24 jam terakhir. Bersamaan dengan sentimen yang membaik, ada sejumlah faktor mendasar yang semakin menguatkan prospek bullish untuk altcoin ini.
Pertama, founder Hyperliquid Jeff Yan mengumumkan bahwa priority fee kini sudah aktif di mainnet dalam mode alpha. Sistem ini terdiri dari Gossip (baca) priority dan Order (tulis) priority.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Analis semakin menyoroti mekanisme priority fee milik Hyperliquid sebagai pemicu bullish untuk native token HYPE.
Trader membayar dengan HYPE untuk mendapatkan prioritas, dan biaya untuk Gossip dan Order priority akan dibakar secara permanen. Hyperliquid Daily menjelaskan bahwa sistem ini menciptakan permintaan yang konsisten untuk token tersebut.
Analis lain menyoroti bahwa di luar ekonomi token, model priority fee ini juga bisa meningkatkan efisiensi pasar secara keseluruhan.
Kedua, kekuatan HYPE tidak hanya terlihat dari performa terhadap dolar AS, sebab token ini baru-baru ini mencetak all-time high melawan beberapa pasangan utama seperti Bitcoin (BTC), Solana (SOL), dan BNB (BNB).
Pergerakan ini menunjukkan kekuatan relatif yang signifikan, menandakan bahwa HYPE mengungguli beberapa aset berkapitalisasi besar secara pair-by-pair.
Kenaikan secara berkelanjutan di beberapa trading pair utama tersebut umumnya diartikan sebagai tanda bahwa ada aliran modal ke satu aset tertentu, bukan sekadar efek sentimen pasar secara umum.
Terakhir, momentum institusional juga mulai terbentuk. Bitwise telah mengajukan amendemen pendaftaran ke SEC, menambahkan ticker BHYP dengan management fee sebesar 0,67%. Penambahan semacam ini biasanya menjadi sinyal bahwa produk ETF tersebut akan segera meluncur.
Persetujuan ETF spot bisa membuka pintu bagi masuknya modal institusional langsung ke HYPE, sehingga bisa meningkatkan permintaan melebihi basis pengguna retail dan DeFi yang sudah ada.
Kombinasi dari mekanisme fee burn, kekuatan relatif terhadap trading pair utama, dan pengajuan ETF yang semakin maju, menciptakan setup bullish berlapis untuk HYPE. Apakah token ini mampu mempertahankan momentum, sangat bergantung pada kondisi pasar secara global dan perkembangan selanjutnya di level jaringan maupun regulasi.
