Produsen lithium terbesar di Afrika kini menuntut komitmen pemrosesan lokal dari semua perusahaan pertambangan. Kementerian Pertambangan mengirimkan pedoman baru kepada pelaku industri pada 2 April, mengakhiri ketidakpastian selama berbulan-bulan.
Arahan Menteri Polite Kambamura mengharuskan penambang menerima kuota ekspor individual. Pajak ekspor 10% tetap berlaku hingga 1 Januari 2027, ketika larangan lengkap diberlakukan. Perusahaan harus memberikan janji tertulis untuk membangun pabrik lithium sulfat sebelum tenggat waktu tersebut.
Kerangka kerja baru menetapkan berbagai kewajiban bagi penambang. Perusahaan harus menerbitkan laporan keuangan tahunan dan memasang departemen keselamatan di setiap operasi. Laboratorium uji harus didirikan dalam tiga bulan.
Laporan kemajuan bulanan langsung diserahkan kepada komite menteri. Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah domestik di sektor lithium Zimbabwe.
Perusahaan-perusahaan China mendominasi lanskap. Zhejiang Huayou Cobalt mengoperasikan pabrik lithium sulfat senilai $400 juta. Sinomine dan Yahua telah mengumumkan fasilitas pemrosesan serupa di tambang mereka di Zimbabwe.
Pemerintah menangguhkan ekspor konsentrat lithium pada 26 Februari 2024. Kelebihan pasokan global telah menekan harga sejak 2023, dengan China berkontribusi pada kelemahan pasar. Harare kini mendorong produk bernilai lebih tinggi seperti lithium sulfat daripada bahan mentah.
Strategi ini sejalan dengan Visi 2030, yang memprioritaskan pemrosesan daripada ekspor komoditas mentah. Larangan tersebut memaksa penambang untuk berindustrialisasi dengan cepat atau kehilangan akses pasar.
Kuota yang disetujui akan mengikuti verifikasi kepatuhan. Kebijakan ini mewakili pergeseran fundamental dari ekstraksi sumber daya ke manufaktur nilai tambah.
Aturan baru Zimbabwe memberi tekanan pada raksasa China untuk mempercepat investasi pemrosesan. Perkembangan ini dapat menstabilkan rantai pasokan regional sambil menciptakan lapangan kerja lokal.
Investor memantau persetujuan kuota dan jadwal pembangunan pabrik dengan cermat. Penundaan berisiko memperketat pasar lithium global lebih lanjut. Kapasitas pemrosesan lokal tumbuh, tetapi penegakan menentukan keberhasilan.
Ekspor patuh pertama akan menandakan apakah Zimbabwe dapat menyeimbangkan nasionalisme sumber daya dengan kepentingan investor. Komitmen pemrosesan harus terwujud dengan cepat untuk mempertahankan kepercayaan pasar.
Postingan Larangan ekspor lithium Zimbabwe dicabut dengan aturan ketat muncul pertama kali di FurtherAfrica.


