Institusi keuangan terbesar di Jerman telah masuk ke dunia aset kripto lewat MiCA, serta menyediakan layanan trading dan kustodian untuk jutaan nasabah mereka.
Satu tahun lalu, di tengah ketidakpastian regulasi, keterlibatan dari pelaku konservatif seperti ini nampaknya sangat tidak mungkin. Sekarang, hal ini justru menjadi kenyataan di tengah lanskap keuangan yang terus berubah.
Dalam dewan ahli BeInCrypto, Matthias Steger secara langsung menyoroti pengaruh MiCA terhadap adopsi institusional.
Sebelum MiCA, sejumlah bank Jerman menghadapi ketidakpastian hukum terkait layanan aset kripto. Bagian kepatuhan menandai risiko. Dewan direksi ragu-ragu. Tanpa kerangka regulasi yang jelas, aset kripto dianggap sebagai beban.
MiCA mengubah kondisi itu. Regulasi ini menghadirkan aturan seragam di seluruh Uni Eropa untuk layanan aset kripto. Bagi bank, hal ini berarti persyaratan kepatuhan yang jelas dan perlindungan regulasi.
Raksasa koperasi dan manajer aset di Jerman kini memimpin, karena izin BaFin memungkinkan trading aset kripto langsung lewat aplikasi perbankan yang melayani jutaan pengguna. Kustodian utama juga mengembangkan layanan aset digital untuk institusi dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada. Perkembangan ini mencerminkan tren yang lebih luas: Jerman memberikan sejumlah lisensi berbasis MiCA kepada institusi tradisional pada 2025/2026 dan fokus pada pintu masuk minim risiko seperti kustodian dan eksekusi transaksi.
Persyaratan kepatuhan yang menjadi beban bagi startup justru menjadi keuntungan bagi bank-bank besar. Mereka sudah punya departemen kepatuhan, tim hukum, dan modal cadangan. Biaya lisensi dari EUR250.000 hingga EUR500.000 masih sangat terjangkau bagi institusi yang mengelola aset miliaran euro.
Bisnis yang sudah mematuhi MiCA melihat peningkatan investasi institusi hingga 45% dibandingkan dengan platform yang belum patuh. Bank bisa menunjukkan otorisasi MiCA mereka sebagai bukti kepatuhan, sehingga menarik klien yang sebelumnya enggan masuk ke aset kripto.
Jerman menambah 16 institusi berlisensi MiCA baru pada Q4 2025. Sebagian besar adalah bank tradisional yang menawarkan layanan terbatas seperti eksekusi order atau transfer. Untuk bank, inilah langkah awal yang strategis. Mulai dari layanan minim risiko, bangun pengalaman, lalu kembangkan bisnis secara bertahap.
Bank tidak harus membuat pilihan sulit ini. Mereka bisa menanggung birokrasi dan memanfaatkan skala operasional untuk tetap unggul.
Langganan channel YouTube kami untuk menyaksikan wawasan ahli dari para pemimpin dan jurnalis
Masuknya bank-bank besar Jerman ke aset kripto membawa perubahan struktural. Kini nasabah ritel bisa mengakses aset kripto lewat aplikasi perbankan yang sudah mereka gunakan. Klien institusi juga dapat menyimpan aset digital bersama mitra bank utama mereka.
Sebelum MiCA, hal ini tidak mungkin terjadi. Walau ada yang mengkritik regulasi ini karena beban terhadap startup, pendukung MiCA justru menyoroti adanya institusi besar yang kini memperlakukan aset kripto sebagai kelas aset sah.
Jerman memang berisiko kehilangan status pusat aset kripto di kalangan startup. Tapi di antara institusi, MiCA bekerja persis sesuai tujuan pembentukannya.


