Wajib Baca
MANILA, Filipina – Presiden Ferdinand Marcos Jr. pada hari Minggu, 12 April, mengumumkan penurunan signifikan harga bahan bakar, menyebutnya sebagai keringanan yang sangat dibutuhkan bagi konsumen yang masih berjuang dengan peningkatan biaya transportasi dan komoditas.
Dalam pernyataan video, Marcos mengatakan bahwa solar diperkirakan akan turun setidaknya P20 per liter, bensin sebesar P4,43 per liter, dan minyak tanah sebesar P8,50 per liter. Penurunan ini akan berlaku pada hari Selasa, 14 April.
"Malaking tulong ito, lalo na sa ating mga driver, sa mga commuter, at sa bawat pamilyang Pilipino na araw-araw naapektuhan ng mataas na presyo ng krudo," katanya.
(Ini akan sangat membantu, terutama bagi para pengemudi, penumpang, dan setiap keluarga Filipina yang terdampak harga bahan bakar tinggi setiap hari.)
Pasar minyak global tetap bergejolak dalam beberapa minggu terakhir di tengah ketegangan di Timur Tengah. Situasi ini telah berkontribusi pada fluktuasi harga minyak mentah internasional dan, pada gilirannya, biaya bahan bakar domestik. Menurut Departemen Energi, harga pompa terbaru di negara ini baru-baru ini mencapai level rekor.
Marcos mengakui bahwa penurunan terbaru masih belum cukup untuk sepenuhnya mengatasi beban kenaikan biaya, dan bahwa pemerintah akan terus menerapkan intervensi yang bertujuan untuk meringankan biaya di sektor transportasi, pangan, dan barang-barang kebutuhan pokok.
"Hindi natin hahayaang mapabayaan ang bawat Pilipino sa gitna ng mga hamong ito, kaya tuloy-tuloy ang trabaho ng pamahalaan para siguradong may mararamdaman na ginhawa ang bawat pamilya," kata Marcos.
(Kami tidak akan membiarkan warga Filipina tertinggal di tengah tantangan ini, itulah sebabnya pemerintah terus bekerja untuk memastikan bahwa setiap keluarga merasakan keringanan.)
Presiden mengatakan langkah-langkah lebih lanjut sedang disiapkan untuk membantu mempertahankan keringanan bagi konsumen Filipina di hari-hari dan minggu-minggu mendatang. – Rappler.com


