Cryptoharian – Harga Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) menjadi sorotan setelah rilis data inflasi terbaru Amerika Serikat (CPI) untuk Maret 2026. Inflasi tercataCryptoharian – Harga Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) menjadi sorotan setelah rilis data inflasi terbaru Amerika Serikat (CPI) untuk Maret 2026. Inflasi tercata

CPI Panas, Bitcoin Bisa Jadi Pelarian Investor

2026/04/12 15:02
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di crypto.news@mexc.com

Cryptoharian – Harga Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) menjadi sorotan setelah rilis data inflasi terbaru Amerika Serikat (CPI) untuk Maret 2026.

Inflasi tercatat naik ke 3,3 persen secara tahunan, menjadi salah satu level tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan biaya energi akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya perang Iran.

Ini merupakan data CPI pertama sejak konflik AS-Iran dimulai pada akhir Februari. Kenaikan inflasi mencerminkan dampak langsung dari lonjakan harga minyak dan gangguan rantai pasok global.

Tak hanya AS, negara lain juga terdampak. Jepang, misalnya, mencatat kenaikan Producer Price Index (PPI) ke level tertinggi dalam empat bulan, seiring naiknya harga minyak setelah gangguan di Selat Hormuz.

Meski inflasi meningkat, bank sentral diperkirakan akan berhati-hati dalam menaikkan suku bunga karena risiko memperburuk kondisi ekonomi.

Berdasarkan data CME FedWatch, sekitar 98 persen pelaku pasar memperkirakan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50 persen – 3,75 persen.

Ekspektasi ini menunjukkan bahwa pasar sudah mengantisipasi kondisi inflasi tinggi dan memilih menunggu stabilitas sebelum perubahan kebijakan moneter.

Baca Juga: Morgan Stanley Resmi Tantang BlackRock di ETF Bitcoin

Dalam kondisi inflasi tinggi, Bitcoin sering dipandang sebagai aset lindung nilai (hedge).

Jika narasi ini kembali menguat, permintaan terhadap Bitcoin berpotensi meningkat, yang juga dapat mendorong kenaikan harga Ethereum dan aset kripto lainnya.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$ 72.233, sementara Ethereum berada di kisaran US$ 2.220.

Secara teknikal, Bitcoin membentuk pola bull flag pada grafik 4 jam. Pola ini biasanya menjadi sinyal kelanjutan tren naik setelah fase konsolidasi.

Jika breakout terjadi, Bitcoin berpotensi naik sekitar 6,8 persen menuju area US$ 77.000, yang menjadi level tertinggi sejak awal Februari.

Indikator pendukungnya, yakni ADX menunjukkan tren naik yang kuat
RSI berada di level 67 (bullish momentum).

Selain itu Ethereum juga menunjukkan pola serupa, namun sudah lebih dulu melakukan breakout. Jika level resisten berhasil berubah menjadi support, ETH berpotensi naik sekitar 9 persen menuju US$ 2.400.

Indikator teknikal memperkuat skenario ini adalah RSI Crossover bullish dan Golden cross pada MA 50 dan MA 150.

Peluang Pasar
Logo Bitcoin
Harga Bitcoin(BTC)
$71,520.01
$71,520.01$71,520.01
-1.84%
USD
Grafik Harga Live Bitcoin (BTC)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi crypto.news@mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

USD1 Genesis: 0 Biaya + 12% APR

USD1 Genesis: 0 Biaya + 12% APRUSD1 Genesis: 0 Biaya + 12% APR

Pengguna baru: stake hingga 600% APR Waktu terbatas!