Bitcoin melonjak ke sekitar US$71.500 pada akhir 7 April setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan jeda mendadak dalam rencana aksi militer terhadap Iran, menandakan potensi meredanya konflik yang sedang berlangsung.
Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump menyatakan dirinya setuju untuk menangguhkan serangan ke Iran selama dua minggu setelah melakukan pembicaraan langsung dengan Perdana Menteri Pakistan dan Kepala Angkatan Darat, Asim Munir.
Ia menambahkan bahwa jeda ini bersyarat, selama Iran menyetujui untuk “sepenuhnya, segera, dan dengan aman” membuka kembali Selat Hormuz.
Trump menegaskan langkah ini sebagai bagian dari terobosan diplomatik yang lebih luas. Ia menyebut AS sudah mencapai tujuan militernya dan hampir menyelesaikan kesepakatan damai jangka panjang dengan Iran.
Menurut pernyataan tersebut, Teheran telah mengajukan proposal 10 poin yang dipandang Washington sebagai dasar negosiasi yang bisa diterima.
Pasar langsung merespons. Bitcoin melesat hampir 3%, menembus kembali level US$71.500, sedangkan tekanan pada aset berisiko sebelumnya mulai mereda karena trader memperhitungkan risiko eskalasi yang menurun.
Pengumuman ini muncul setelah berjam-jam ketegangan meningkat menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Trump sendiri, yang sebelumnya memicu kekhawatiran akan terjadinya serangan besar-besaran ke infrastruktur Iran. Kini, jendela waktu dua minggu mengalihkan fokus kembali ke jalur negosiasi.


