BIRO Pendapatan Internal (BIR) memperjelas ketentuan untuk pembebasan pajak dan insentif untuk kemitraan sektor swasta dalam pendidikan.
"Dengan penerbitan Surat Edaran Memorandum Pendapatan (RMC) No. 23-2026, kami membuat lebih sederhana dan lebih cepat bagi sektor swasta untuk mengakses insentif pajak yang mereka peroleh dengan mendukung pendidikan Filipina," kata Komisaris BIR Charlito Martin R. Mendoza dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.
"Dengan menyederhanakan prosedur ini, BIR menegaskan kembali komitmennya terhadap sistem pajak yang transparan dan efisien yang memberdayakan mitra kami untuk berinvestasi dalam tenaga kerja Filipina dan berkontribusi pada pembangunan nasional kami," tambahnya.
RMC bertujuan untuk menyederhanakan pemanfaatan insentif pajak bagi entitas swasta yang berpartisipasi di bawah Undang-Undang Adopt-a-School dan Undang-Undang Kerangka Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Perusahaan.
"Surat edaran ini memperjelas implementasi Peraturan Pendapatan No. 13-2025, menyusul kekhawatiran dari pemangku kepentingan atas persyaratan kepatuhan dan kesenjangan prosedural," katanya.
Secara khusus, RMC menetapkan pengajuan persyaratan dokumen untuk memudahkan sektor swasta mengakses insentif pajak yang terkait dengan program terkait pendidikan.
"BIR mengatakan penerbitan ini bertujuan untuk mengurangi beban administratif, menghilangkan ambiguitas, dan memastikan penerapan insentif pajak yang lebih konsisten," katanya.
"Surat edaran ini diharapkan dapat mendukung partisipasi sektor swasta yang lebih luas dalam program pendidikan, sambil memastikan kepatuhan dan akuntabilitas yang tepat dalam penggunaan insentif pajak," tambahnya. — Justine Irish D. Tabile

